Kualitas Udara Jakarta Hari Ini 20 Agustus 2026 Masuk 3 Terburuk Dunia, Simak Cara Cek Skor AQI Terbaru

Kamis 20 Agu 2026, 15:44 WIB
Jakarta masuk tiga besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Kamis pagi, 20 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)
Jakarta masuk tiga besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Kamis pagi, 20 Agustus 2026. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

POSKOTA.CO.ID - Kualitas udara Jakarta hari ini, Kamis, 20 Agustus 2026 tercatat berada di posisi ketiga terburuk di dunia.

Indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 162, yang masuk dalam kategori tidak sehat.

Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pada pemantauan Kamis pagi tersebut, Jakarta berada di bawah Kinshasa, Kongo, yang menempati peringkat pertama dengan AQI 208, serta Kuching, Malaysia, yang berada di posisi kedua dengan AQI 199.

Peringkat kualitas udara bersifat dinamis sehingga posisi sebuah kota dapat berubah seiring perubahan kondisi cuaca, angin, konsentrasi polutan, dan aktivitas masyarakat.

Dengan demikian, data yang muncul pada pagi hari belum tentu sama dengan kondisi pada siang atau sore hari.

IQAir sendiri menyediakan pemantauan kualitas udara secara real-time, termasuk informasi AQI, konsentrasi polutan utama, peta kualitas udara, hingga prakiraan kondisi udara.

Masyarakat dapat menggunakan layanan tersebut untuk memantau kualitas udara Jakarta maupun wilayah lain sebelum bepergian.

Lantas, bagaimana cara mengecek kualitas udara Jakarta terbaru dan membaca skor AQI yang ditampilkan?

Simak informasi selengkapnya mengenai posisi Jakarta, kategori AQI, cara memantau kualitas udara melalui IQAir atau AirVisual, serta arti setiap rentang skor indeks kualitas udara dalam ulasan berikut.

Baca Juga: KPK Tahan Mantan Kakanwil DJP Jakarta Muhammad Haniv, Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar

Cara Cek Kualitas Udara Jakarta Terbaru

Masyarakat dapat memantau kualitas udara Jakarta secara mandiri melalui platform pemantau kualitas udara seperti IQAir.

Pemantauan dapat dilakukan melalui situs IQAir maupun aplikasi AirVisual di smartphone. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka Situs IQAir atau Aplikasi AirVisual

Langkah pertama, buka situs IQAir melalui browser atau akses aplikasi AirVisual yang telah terpasang di smartphone.

Platform tersebut menyediakan informasi mengenai kualitas udara di berbagai wilayah secara berkala.

2. Aktifkan Fitur Lokasi atau GPS

Pastikan fitur lokasi atau GPS pada perangkat dalam kondisi aktif. Pengguna juga perlu memberikan izin kepada aplikasi untuk mengakses lokasi agar sistem dapat mengetahui wilayah tempat pengguna berada.

3. Tunggu Sistem Mendeteksi Lokasi

Setelah fitur lokasi diaktifkan, tunggu beberapa saat hingga sistem selesai mendeteksi posisi pengguna.

Informasi kualitas udara di sekitar lokasi akan ditampilkan setelah proses tersebut selesai.

4. Lihat Skor Indeks Kualitas Udara

Setelah lokasi berhasil terdeteksi, pengguna dapat melihat skor Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara di wilayah tersebut.

Skor ini dapat digunakan untuk mengetahui kategori kualitas udara, mulai dari baik hingga berbahaya.

5. Cari Kualitas Udara di Wilayah Lain

Pengguna juga dapat memantau kualitas udara di kota atau wilayah lain. Caranya dengan memasukkan nama daerah yang ingin diperiksa pada kolom pencarian yang tersedia di platform IQAir atau AirVisual.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengetahui kondisi kualitas udara di Jakarta maupun daerah lain sebelum bepergian.

6. Periksa Tingkat Polusi dan Polutan Utama

Selain menampilkan skor AQI, platform pemantau kualitas udara juga menyediakan informasi mengenai tingkat polusi dan polutan utama yang terdeteksi di suatu wilayah.

Informasi tersebut dapat membantu pengguna memahami kondisi udara secara lebih lengkap, tidak hanya berdasarkan angka indeks kualitas udara.

7. Pantau Peringkat Kualitas Udara Dunia

IQAir juga menyediakan daftar peringkat kualitas udara sejumlah kota di dunia.

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengetahui posisi Jakarta dibandingkan kota-kota lainnya berdasarkan skor kualitas udara yang sedang tercatat.

Baca Juga: Hujan Tak Mampu Usir Polusi, Jakarta jadi Kota Peringkat Kedua dengan Udara Terburuk di Dunia

Apa Saja Informasi yang Ditampilkan dalam Data IQAir?

Ketika membuka data kualitas udara melalui IQAir atau AirVisual, pengguna tidak hanya akan menemukan satu angka AQI.

Platform tersebut juga menampilkan sejumlah informasi yang membantu pengguna memahami kondisi udara di suatu wilayah.

Beberapa informasi yang biasanya ditampilkan antara lain tingkat polusi udara, indeks kualitas udara, serta polutan utama yang terdeteksi.

Indeks kualitas udara atau AQI digunakan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi udara berdasarkan konsentrasi polutan tertentu.

Semakin tinggi nilai indeks, semakin buruk kondisi kualitas udara yang ditunjukkan.

Menurut informasi IQAir, indeks kualitas udara umumnya berada pada rentang 0 hingga 500.

Namun, skor dapat berada di atas 500 apabila tingkat polusi mencapai kondisi yang sangat berbahaya.

Oleh karenana, masyarakat tidak cukup hanya melihat apakah angka AQI naik atau turun.

Kategori pada angka tersebut juga perlu diperhatikan untuk mengetahui tingkat risiko dan langkah kewaspadaan yang diperlukan.

1. Arti Skor AQI 0-50: Kualitas Udara Baik

Skor AQI 0-50 termasuk kategori baik. Pada kondisi ini, kualitas udara secara umum tidak memberikan dampak berarti terhadap kesehatan manusia maupun hewan.

Kondisi udara dalam kategori ini juga relatif aman untuk aktivitas luar ruangan.

Masyarakat dapat melakukan kegiatan seperti olahraga, bekerja, bepergian, maupun aktivitas lainnya di luar ruangan seperti biasa.

Meski demikian, kondisi kualitas udara tetap dapat berubah sehingga pemantauan secara berkala tetap diperlukan.

2. Arti Skor AQI 51-100: Kualitas Udara Sedang

Skor 51-100 berada dalam kategori sedang. Pada tingkat ini, kualitas udara secara umum masih relatif aman bagi manusia dan hewan.

Namun, kondisi tersebut dapat memberikan dampak terhadap tumbuhan yang sensitif maupun aspek lingkungan lainnya.

Untuk mengurangi masuknya polusi dari luar, masyarakat dapat mempertimbangkan menutup jendela ketika kondisi udara di luar memburuk.

Pemantauan kualitas udara tetap penting dilakukan, terutama jika skor AQI menunjukkan kecenderungan meningkat.

3. Arti Skor AQI 101-150: Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif

AQI 101-150 masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Artinya, kelompok tertentu yang lebih rentan terhadap paparan polusi dapat mengalami dampak kesehatan.

Pada kondisi tersebut, kelompok sensitif dianjurkan lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Penggunaan masker juga dapat dipertimbangkan ketika harus berada di area dengan tingkat polusi tinggi.

Masyarakat dapat memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan kegiatan di luar rumah.

4. Arti Skor AQI 151-200: Tidak Sehat

Skor 151-200 masuk kategori tidak sehat. Angka AQI Jakarta yang mencapai 162 pada Kamis pagi, 20 Agustus 2026, berada dalam rentang ini.

Pada kategori tersebut, kualitas udara sudah berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

Karena itu, masyarakat disarankan mengurangi paparan polusi, terutama dengan membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak diperlukan.

Jika harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan polutan. Masyarakat juga dapat terus memantau perkembangan AQI karena kondisi udara dapat berubah sepanjang hari.

5. Arti Skor AQI 201-300: Sangat Tidak Sehat

Ketika AQI berada pada angka 201-300, kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.

Kondisi ini menunjukkan adanya risiko kesehatan yang lebih besar terhadap sejumlah kelompok masyarakat yang terpapar.

Pada tingkat tersebut, masyarakat dianjurkan membatasi aktivitas di luar ruangan.

Aktivitas yang tidak terlalu penting sebaiknya ditunda, sementara masyarakat dapat tetap berada di dalam ruangan.

Penggunaan pembersih udara di dalam ruangan juga dapat dipertimbangkan untuk membantu mengurangi paparan polutan, terutama ketika kualitas udara di luar sedang sangat buruk.

6. Arti AQI 301-500 atau Lebih: Berbahaya

Skor 301-500 atau lebih tinggi masuk kategori berbahaya. Pada tingkat ini, kualitas udara dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat secara umum.

Paparan polusi pada kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk iritasi serta masalah pada sistem pernapasan dan kardiovaskular.

Karena itu, masyarakat perlu membatasi paparan terhadap udara luar dan mengikuti informasi serta rekomendasi dari sumber resmi terkait kondisi kualitas udara.


Berita Terkait


News Update