POSKOTA.CO.ID - Menteri Federal untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Reem Alabi Radovan bersama Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste dan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengunjungi fasilitas manufaktur Bayer Indonesia di Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut menegaskan kemitraan strategis kedua negara serta meninjau langsung instalasi panel surya atap seluas 1,66 hektare dengan kapasitas 2.054 kWp.
Selain itu, kunjungan ini menegaskan Bayer Indonesia sebagai hub strategis industri kesehatan global sekaligus pelopor manufaktur ramah lingkungan.
Fasilitas panel surya ini menjadi salah satu instalasi tenaga surya terbesar di antara perusahaan farmasi multinasional di Indonesia.
Baca Juga: Distribusi MBG Tetap Berlangsung Saat Libur Sekolah, Ibu Hamil hingga Balita Jadi Prioritas
Sistem ini mampu memasok hingga 43 persen kebutuhan listrik pabrik dan memangkas emisi karbon sebesar 2.073 ton CO₂ per tahun.
"Fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat bagi semua pihak mulai dari memajukan energi terbarukan hingga memperluas kapabilitas manufaktur," ujar Reem Alabali Radovan.
Investasi Rp99 Miliar untuk Suplemen Ibu Hamil
Selain efisiensi energi, Bayer memperkuat kapasitas manufakturnya lewat investasi senilai Rp99 miliar untuk lini produksi suplemen prenatal serta riset dan pengembangan atau R&D.
Langkah ini ditujukan untuk memproduksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) berstandar internasional (UNIMMAP) yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil. Dengan kapasitas mencapai 1,2 miliar tablet per tahun, fasilitas ini siap mendukung program penguatan kesehatan ibu dan anak di tanah air.
Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Begini Cara Aman Menjalankannya
Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, menyambut positif kontribusi industri ini terhadap target pemerintah yang ingin menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya.
"Guna mewujudkan target nasional ini, kita tentu memerlukan pasokan suplemen yang berkualitas, andal, dan konsisten. Kehadiran Bayer adalah contoh nyata kemitraan jangka panjang yang mampu mendorong prioritas kesehatan nasional," kata Dante.
Sementara itu, Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis, Priscilla Silvan Praritza, menegaskan bahwa kunjungan delegasi Jerman dan Kemenkes RI menjadi dorongan bagi Bayer untuk terus menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur produk kesehatan esensial, baik untuk pasar lokal maupun global.
