Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual Private Party Pejabat, Temukan Luka Akibat Benda Tumpul

Sabtu 15 Agu 2026, 12:43 WIB
Ilustrasi private party pejabat yang kini viral karena adanya dugaan kekerasan seksual. (Sumber: Magnific/Kjpargeter)
Ilustrasi private party pejabat yang kini viral karena adanya dugaan kekerasan seksual. (Sumber: Magnific/Kjpargeter)

“Penyidik juga akan memeriksa satu saksi tambahan dan mendalami hasil pemeriksaan psikologis korban. Setelah seluruh alat bukti dan hasil pemeriksaan terpenuhi, polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum terlapor TI sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Budi.

Meski perkara telah masuk tahap penyidikan, TI hingga saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka.

Penentuan status hukum TI akan dilakukan setelah penyidik menyelesaikan seluruh rangkaian pemeriksaan dan menilai kecukupan alat bukti melalui gelar perkara.

Kronologi Dugaan Kekerasan Seksual Beredar di Media Sosial

Dugaan kekerasan seksual di acara private party seorang pejabat terhadap DJ viral di media sosial. (Sumber: Instagram/@anggunmaharani05)

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian setelah kronologi dugaan kekerasan seksual tersebut beredar di media sosial.

Akun Instagram @moodindonesia.co mengunggah pengakuan seorang perempuan yang menyebut dirinya bekerja sebagai DJ. Dalam unggahan tersebut, perempuan itu mengaku menjadi korban setelah menolak permintaan seksual dari seorang pria yang disebut memiliki jabatan dalam sebuah private party.

Unggahan tersebut juga mencantumkan dokumen Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) dari Polda Metro Jaya dengan nomor STTLP/B/1266/II/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Dokumen tersebut tercatat pada 15 Februari 2026, atau dua hari setelah dugaan peristiwa kekerasan seksual itu terjadi.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa, alat bukti, serta keterlibatan pihak-pihak yang dilaporkan dalam perkara tersebut.


Berita Terkait


News Update