Pemilik PT GNI Siapa dan Bergerak di Bidang Apa? Intip Profil Perusahaan yang PHK 1.900 Karyawan

Rabu 12 Agu 2026, 11:01 WIB
PT GNI menjadi perhatian setelah melakukan pengurangan tenaga kerja secara bertahap yang berdampak terhadap 1.900 karyawan pada Agustus 2026. (Sumber: Dok. Gunbuster Nickel Industry)
PT GNI menjadi perhatian setelah melakukan pengurangan tenaga kerja secara bertahap yang berdampak terhadap 1.900 karyawan pada Agustus 2026. (Sumber: Dok. Gunbuster Nickel Industry)

Baca Juga: Klarifikasi Newport soal Challenge Baca Alquran Berhadiah Miras: Kami Minta Maaf

Pemilik PT GNI Siapa dan Bergerak di Bidang Apa?

Pemilik dan pendiri PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) adalah pengusaha asal Tiongkok, Tony Zhou Yuan, yang juga menjabat sebagai petinggi atau CEO perusahaan.

Secara korporasi, perusahaan smelter nikel yang beroperasi di Morowali Utara tersebut berada di bawah kendali grup perusahaan asal Tiongkok, Jiangsu Delong Nickel Industry Co. Ltd.

Keterlibatan grup usaha asal Tiongkok tersebut tidak terlepas dari perkembangan industri pengolahan nikel di Indonesia.

Morowali Utara menjadi salah satu kawasan yang berkembang sebagai pusat industri pengolahan mineral, khususnya nikel.

PT GNI sendiri berdiri sejak 2019 dan mengembangkan fasilitas pengolahan nikel dengan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF).

Teknologi tersebut digunakan dalam proses pengolahan bijih nikel menjadi produk turunan yang memiliki nilai tambah.

Dalam pengembangan fasilitas produksinya, PT GNI disebut memiliki 25 jalur produksi dengan teknologi RKEF.

Teknologi RKEF merupakan salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam industri pengolahan nikel, terutama untuk menghasilkan produk seperti Nickel Pig Iron (NPI) atau feronikel.

Baca Juga: Dita Aprillia Siapa? Ini Sosok Camat Rancabungur yang viral Gegara Tegur Tukang Cukur soal Bendera

Sebagai perusahaan pengolahan nikel, salah satu produk utama yang dihasilkan PT GNI adalah Nickel Pig Iron (NPI).

Industri smelter nikel tersebut disebut memiliki kapasitas produksi mencapai sekitar 1,9 juta ton NPI per tahun.


Berita Terkait


News Update