Baca Juga: Makanan MBG Tak Boleh Dibawa Pulang, Sudaryono Sebut Potensi Alami Perubahan Kualitas
“Kami terus berupaya agar pelaksanaan program tidak berhenti pada penyaluran, tetapi juga dapat memberikan dampak yang lebih nyata bagi penerima manfaat. Karena itu, evaluasi berdasarkan data menjadi salah satu dasar dalam menentukan arah program selanjutnya,” katanya.
Dalam pelaksanaan program selama periode Januari–Juni 2026, Rumah Yatim juga mencatat dukungan dari 39 mitra dan pemanfaatan 28 sarana prasarana.
Data semester pertama 2026 ini selanjutnya menjadi salah satu bahan evaluasi Rumah Yatim dalam meningkatkan kualitas pelayanan, ketepatan sasaran, serta keberlanjutan program bagi masyarakat yang membutuhkan.
