Gempa Kolombia M 7,4 Tewaskan 132 Orang, Ribuan Bangunan Rusak dan Status Bencana Nasional Ditetapkan

Selasa 11 Agu 2026, 21:00 WIB
Ilustrasi gempa (Sumber: WIkimedia Commons)
Ilustrasi gempa (Sumber: WIkimedia Commons)

POSKOTA.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (11/8) meninggalkan duka mendalam. Hingga laporan terbaru, sedikitnya 132 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 570 orang lainnya mengalami luka-luka.

Jumlah korban diperkirakan masih akan terus bertambah. Tim penyelamat masih bekerja mengevakuasi warga yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan di sejumlah wilayah terdampak. Proses pencarian berlangsung sepanjang hari dengan melibatkan personel gabungan, alat berat, hingga relawan setempat.

Situasi di lokasi bencana juga masih dinamis. Sejumlah daerah mengalami kerusakan parah sehingga akses menuju lokasi terdampak menjadi lebih sulit.

Baca Juga: Revitalisasi Situ Cikedal Pandeglang Telan Rp9,4 Miliar, Diklaim Bisa Berikan 2 Manfaat Besar untuk Masyarakat

Ribuan Rumah Rusak, Fasilitas Publik Ikut Terdampak

Pemerintah Kolombia menetapkan status bencana nasional sebagai langkah mempercepat penanganan darurat sekaligus mengoordinasikan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Berdasarkan laporan sementara, gempa menyebabkan kerusakan besar pada permukiman warga. Sedikitnya 1.575 rumah mengalami kerusakan, sedangkan 61 bangunan dilaporkan roboh akibat kuatnya guncangan.

Dampak gempa tidak hanya dirasakan pada sektor perumahan. Berbagai fasilitas publik juga ikut terdampak, mulai dari layanan kesehatan, sekolah, hingga operasional bandara di beberapa wilayah.

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Sejumlah layanan publik harus dihentikan sementara agar proses pemeriksaan keamanan bangunan dapat dilakukan sebelum kembali digunakan.

"Proses evakuasi masih berlangsung dan prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan warga yang kemungkinan masih berada di dalam bangunan yang runtuh," demikian laporan otoritas setempat.

Fokus Penanganan Beralih pada Evakuasi dan Bantuan Korban

Di tengah proses tanggap darurat, pemerintah bersama tim penyelamat memusatkan perhatian pada pencarian korban serta distribusi bantuan kemanusiaan.

Selain mengevakuasi warga yang terluka, petugas juga mulai mendirikan posko darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, hingga tempat penampungan sementara terus disalurkan ke wilayah yang paling terdampak.


Berita Terkait


News Update