POSKOTA.CO.ID - Penemuan ratusan senjata di lingkungan sekolah menjadi perhatian publik setelah sebuah yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, melaporkan adanya temuan mencurigakan di salah satu ruangan tertutup.
Tak hanya senjata, ruangan tersebut juga disebut menyimpan amunisi, aksesori senjata, narkotika, hingga puluhan keping VCD dengan beragam isi.
Kasus ini kini tengah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi masih menyelidiki asal-usul seluruh barang yang ditemukan sekaligus memastikan apakah ada unsur tindak pidana dalam penyimpanannya.
Baca Juga: KLIK DI SINI Link Live Streaming Persib vs Persebaya Malam Ini Jam 20.00 WIB
Yayasan Ungkap Penemuan Saat Membuka Ruangan Lama
Melansir dari ctdinsider, kuasa hukum yayasan sekolah, Hermawanto, menjelaskan bahwa penemuan tersebut terjadi pada 10 dan 11 Juli 2026, ketika pihak yayasan membuka sebuah ruangan yang sebelumnya tidak digunakan.
"Pada tanggal 10 dan 11 Juli, kami menemukan 995 pucuk senjata. Di dalamnya terdapat senjata api, amunisi, serta sejumlah aksesori senjata lainnya," ujar Hermawanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8).
Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung Sangaji, mengatakan ruangan itu awalnya hendak dibuka untuk mengambil perlengkapan yang dibutuhkan siswa. Namun, setelah pintu dibuka, pihak yayasan justru menemukan ratusan senjata dan amunisi yang tersusun rapi dalam kemasan.
Menurutnya, ruangan tersebut sebelumnya diketahui pernah digunakan oleh mantan Ketua Pengurus Yayasan berinisial IWD.
Baca Juga: RSU Asri Buka Klinik Vaksin, Jawab Keterbatasan Tempat Vaksinasi di Purwakarta
Barang yang Ditemukan Beragam, Polisi Masih Lakukan Pendataan
Berdasarkan keterangan yayasan, barang-barang yang ditemukan terdiri dari berbagai jenis. Polisi masih melakukan identifikasi terhadap seluruh barang bukti untuk memastikan status dan legalitasnya.
Berikut sejumlah temuan yang dilaporkan:
- Sebanyak 995 pucuk senjata, termasuk berbagai jenis senjata api.
- Senapan kaliber 12/70.
- Laras kaliber 5,56 mm.
- Senjata genggam kaliber 9 mm dan 40.
- Tiga magazen Glock berkapasitas 30 butir amunisi.
- Satu magazen Walther kaliber 22.
- Satu magazen M4.
- Satu alat pembuat peluru.
- Sejumlah narkotika yang masih dalam proses identifikasi.
- Sekitar 25 keping VCD dengan berbagai isi.
Seluruh barang tersebut telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Polisi Benarkan Laporan dan Lanjutkan Penyelidikan
Polres Metro Jakarta Selatan membenarkan adanya laporan mengenai temuan tersebut. Polisi menerima laporan masyarakat pada 15 Juli 2026 dan langsung melakukan langkah awal penyelidikan.
Penyidik diketahui telah menerbitkan Laporan Polisi Model A sebagai dasar penanganan perkara sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap lokasi maupun barang bukti yang ditemukan.
Hingga kini, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan mengenai kepemilikan ratusan senjata tersebut maupun keterkaitannya dengan pihak tertentu. Penyelidikan masih berlangsung, termasuk menelusuri asal-usul barang dan memastikan apakah seluruh senjata memiliki dokumen kepemilikan yang sah.
