Kopi Pagi: Merawat Kepercayaan Publik

Kamis 06 Agu 2026, 06:58 WIB
Kopi Pagi edisi hari ini, Kamis, 6 Agustus 2026. (Sumber: Poskota)
Kopi Pagi edisi hari ini, Kamis, 6 Agustus 2026. (Sumber: Poskota)

Kian meningkatkan kepercayaan, setidaknya mempertahankan kepercayaan semakin menjadi penting. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, kian tinggi tingkat kepercayaan, akan berefek kepada semakin tinggi pula tingkat partisipasi publik dalam program pembangunan.

Sebaliknya semakin rendah tingkat kepercayaan, tak hanya kian rendah tingkat partisipasi publik, kadang diwarnai dengan lahirnya kontroversi, ketidakpedulian , tak terkecuali kian deras mengalirnya saran dan kritik perbaikan.

Kita tentu tidak berkehendak rakyat hanya menjadi penonton dan penerima pembangunan. Tidak pula hanya rajin mengkritisi, tetapi minim ikut berkontribusi mencarikan solusi.

Yang dibutuhkan adalah aktif bergerak menjadi pelaku pembangunan, ikut berkontribusi dalam menyelesaikan solusi sebagai indikasi tingginya partisipasi publik.Kita perlu belajar pada para pendiri bangsa yang mendapat kepercayaan penuh dari rakyat.

Para pemimpin bangsa itu memiliki integritas yang tinggi, sehingga rakyat pun akhirnya memberikan kepercayaan tanpa syarat (unconditional trust) kepada para pemimpinnya. Berintegritas berarti memiliki karakter kuat, teguh mempertahankan prinsip, memiliki pribadi yang jujur, taat asas, norma dan etika menjadi dasar yang melekat pada diri sendiri sebagai nilai-nilai moral.

Baca Juga: Kopi Pagi: Negara dan Ekonomi yang Adil

Semakin tinggi tingkatan integritasnya, semakin tinggi pula nilai-nilai moral yang melekat pada dirinya. Itulah sebabnya pribadi yang demikian sering disebut memiliki akhlak yang baik, akhlak yang mulia.

Sejarah membuktikan pemimpin yang demikian kian mendapat kepercayaan publik, dukungan penuh dari rakyat dalam setiap program pembangunan, kebijakan yang digulirkan, bukan hanya dalam ucapan, tetapi perbuatan yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi rakyat.

Guna merawat kepercayaan publik, kian dibutuhkan pemimpin yang mengedepankan kejujuran dan keadilan, taat asas dan norma, selain menjunjung tinggi nilai etik dan moral, seperti dikatakan Pak Harmoko dalam kolom “Kopi Pagi” di media ini.

Tak kalah pentingnya menyelaraskan program sejalan dengan kehendak masyarakat, sesuai kebutuhan masyarakat, dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat secara keseluruhan hingga lapisan masyarakat bawah (akar rumput).

Baca Juga: Kopi Pagi: Koperasi vs Oligarki Ekonomi

Mengapa? Jawabnya karena merekalah yang harus dibangun, merekalah yang sewajarnya menikmati hasil dari apa yang dibangun, tetapi mereka pula yang tahu persis apa yang harus dibangun di daerahnya.


Berita Terkait


undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Kebenaran dan Keadilan

News Update