Anak Yatim di Serang jadi Korban Penjambretan, Hp Berisi Kenangan Mendiang Ibunya Raib

Senin 28 Sep 2026, 23:19 WIB
Korban jambret HP menangis (Dok. Tiktok/@jamrawan_8)
Korban jambret HP menangis (Dok. Tiktok/@jamrawan_8)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Seorang anak di Kota Serang menjadi korban penjambretan. Ia diduga kehilangan hp yang berisi kenangan bersama mendiang ibunya.

Dikutip Poskota dari akun TikTok @jamrawan_8, anak bernama Ridwan tersebut menangis histeris setelah diduga hp miliknya dicuri.

“Hp itu kenangan mamah saya. Semua foto ada di situ," ujarnya. Kejadian ini terjadi, Sabtu, 29 September 2026.

Dijambret saat Bermain HP di Luar Rumah

Peristiwa berawal ketika korban sedang menggunakan HP di luar rumah, kemudian pelaku langsung mengambil ponsel korban dengan cepat dan melarikan diri.

Berdasarkan keterangan pengunggah video, Ridwan kerap kali bermain HP di luar rumah dan biasa bermain di gang rumahnya untuk menggunakan wifi. Alasan bermain di luar rumah karena Ridwan hanya seorang diri di rumahnya sehingga lebih sering menghabiskan waktu di luar dan untuk sekadar menghemat pengeluaran dengan memakai koneksi internet di dekat sana.

Setelah kejadian, korban mengunjungi makam ibunya dengan emosional yang tidak stabil. Diketahui juga korban hanya hidup bersama ayahnya dengan keadaan ekonomi yang serba kekurangan. Saat kejadian, dikatakan bahwa ayahnya sedang mengais rezeki di luar.

Baca Juga: Komplotan Jambret WNA di Bundaran HI Ditangkap, Diduga Beraksi di 120 TKP

Korban Menyadari Ada Kenangan Mendiang Ibu di Hp

Di samping kerugian materil, korban juga menyadari telah dihadapkan oleh kerugian personal mengenai data dan dokumentasi pribadi, khususnya yang mengarah ke mendiang ibunya. Dalam ponsel yang dijambret terdapat sejumlah foto mendiang ibu korban. Dokumentasi tersebut menjadi hal yang sangat berharga baginya.

Berbeda dengan ponsel yang bisa dibeli kembali, korban lebih memikirkan bagaimana ia mendapatkan atau memulihkan data foto yang tidak mudah untuk dikembalikan.

Sampai saat ini, kasus sudah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian yang mengecek lokasi kejadian serta keterangan korban. Komisi IX DPR RI Surya Utama atau biasa dikenal Uya Kuya juga turut serta mengunjungi kediaman korban untuk ikut membantu menangani kasus.

Pentingnya Mencadangkan Foto dan Data Berharga

Untuk mengurangi risiko kehilangan data ketika ponsel rusak atau hilang, pengguna bisa menyalin atau mencadangkan data secara berkala. Data dapat disalin dan disimpan ke perangkat lain seperti hard disk eksternal. Bisa juga menggunakan salah satu aplikasi bawaan ponsel seperti Google Foto atau Google Drive dan mengatur pencadangan otomatis ataupun berkala. (M5)


Berita Terkait


News Update