POSKOTA.CO.ID - Dokter muda bernama Siti Zahra Maghfira dilaporkan meninggal dunia usai diduga terjatuh dari jendela apartemen lantai 18 Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Berdasarkan informasi awal, petugas keamanan apartemen disebut mendengar suara benda terjatuh dari arah Tower Sakura.
Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan di area dak bangunan. Laporan awal kepolisian menyebut Siti Zahra diduga terjatuh dari jendela unit apartemen di lantai 18.
Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses visum sebagai bagian dari penyelidikan.
Menyusul peristiwa tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi guna mengungkap penyebab pasti meninggalnya dr. Siti Zahra Maghfira.
Investigasi dilakukan bersama sejumlah pihak terkait agar seluruh fakta dan kronologi kejadian dapat diketahui secara menyeluruh sebelum pemerintah memberikan keterangan resmi kepada masyarakat.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menegaskan proses investigasi dilakukan secara komprehensif sehingga tidak ada informasi yang disampaikan sebelum seluruh fakta berhasil dikumpulkan.
"Kami berkomitmen memastikan seluruh fakta dan kronologi kejadian terungkap secara utuh sebelum menyampaikan kesimpulan. Hasil investigasi ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari," kata Aji.
Kepergian Siti Zahra meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, maupun dunia kesehatan.
Ayah Siti Zahra Maghfira, Dokter Musadri Amir Abdullah, diketahui menggelar takziah selama tiga malam berturut-turut untuk mendoakan almarhumah.
