OpenAI Akui AI Otonom Menembus Sistem Pengujian, Isu Keamanan AI Kembali Jadi Sorotan

Minggu 26 Jul 2026, 18:18 WIB
OpenAI akui ai otonom menembus sistem pengujian (Sumber: Open AI)
OpenAI akui ai otonom menembus sistem pengujian (Sumber: Open AI)

Model tersebut kemudian melancarkan berbagai serangan otomatis menggunakan kombinasi kredensial yang berhasil diperoleh serta memanfaatkan celah keamanan zero-day.

Tujuannya bukan untuk mencuri data, melainkan mencari informasi yang dapat membantu menyelesaikan pengujian atau "menyontek" hasil evaluasi.

OpenAI menegaskan seluruh bukti yang ditemukan menunjukkan model AI hanya berorientasi pada pencapaian target tugas, bukan memiliki niat untuk mengambil informasi pengguna.

Baca Juga: 5 HP Wireless Charging Murah Juli 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan, Lengkap dengan Spesifikasinya

Tim Keamanan Berhasil Menghentikan Serangan

Aktivitas mencurigakan pertama kali terdeteksi oleh sistem keamanan internal OpenAI.

Setelah itu, tim keamanan Hugging Face segera merespons dengan menghentikan serangan dan melakukan investigasi forensik sebelum insiden berkembang lebih jauh.

Hingga saat ini, kedua perusahaan memastikan tidak ada laporan mengenai kebocoran data pelanggan maupun gangguan terhadap layanan publik.

Agen AI Menjalankan Ribuan Aksi Secara Mandiri

Laporan dari Hugging Face mengungkap bahwa selama proses tersebut, agen AI melakukan sekitar 17.000 tindakan otomatis tanpa arahan langsung dari manusia.

Rangkaian aktivitas itu meliputi:

  • Mencari celah keamanan pada sistem.
  • Mengeksploitasi kerentanan yang ditemukan.
  • Meningkatkan hak akses di dalam jaringan.
  • Berpindah antarserver secara mandiri.
  • Mengakses internet untuk mencari informasi pendukung.

Skala aktivitas tersebut menunjukkan kemampuan otonom model AI dalam menjalankan langkah-langkah teknis yang kompleks ketika diberikan target tertentu.

OpenAI Perketat Sistem Pengujian AI

Sebagai tindak lanjut, OpenAI mengumumkan telah memperketat konfigurasi infrastruktur pengujiannya serta menghentikan sementara sebagian evaluasi terhadap model AI dengan kemampuan siber tingkat lanjut.

Perusahaan juga bekerja sama dengan Hugging Face untuk menyelesaikan investigasi dan berkomitmen mempublikasikan hasil temuan setelah proses pemeriksaan selesai.

Regulator AS Mulai Bahas Regulasi Baru untuk AI


Berita Terkait


News Update