Jadwal One Way Puncak Bogor 26 Juli 2026, Pengendara Perlu Cermati Perubahan Arus

Minggu 26 Jul 2026, 06:28 WIB
Rekayasa lalu lintas sistem one way kembali disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur Puncak Bogor pada akhir pekan 26 Juli 2026. (Panca Aji)
Rekayasa lalu lintas sistem one way kembali disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalur Puncak Bogor pada akhir pekan 26 Juli 2026. (Panca Aji)

POSKOTA.CO.ID - Masyarakat yang berencana menghabiskan akhir pekan di kawasan Puncak, Bogor, pada Minggu, 26 Juli 2026, sebaiknya tidak hanya menyiapkan kendaraan dan tujuan wisata. Kondisi lalu lintas juga perlu menjadi perhatian, terutama karena kepolisian kembali menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way.

Skema ini diberlakukan secara situasional untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang biasanya terjadi saat akhir pekan. Sementara itu, sistem ganjil genap disebut tidak diterapkan pada akhir pekan ini.

Artinya, pengendara masih bisa melintasi jalur Puncak tanpa mengikuti aturan pelat nomor ganjil atau genap. Namun, bukan berarti perjalanan akan berjalan seperti biasa. Waktu penerapan one way dapat berubah mengikuti kondisi lalu lintas yang dipantau petugas di lapangan.

Baca Juga: Link Live Streaming Persib Bandung vs Arema FC Malam Ini, Kick Off 19.30 WIB di Piala Presiden 2026

Jadwal One Way Puncak Bogor 26 Juli 2026

Secara umum, rekayasa lalu lintas dibagi dalam dua skema. Pada pagi hari, arus kendaraan diprioritaskan menuju kawasan Puncak. Setelah siang, arah pengaturan biasanya berbalik untuk membantu kendaraan meninggalkan kawasan wisata.

Berikut perkiraan skema one way yang perlu diketahui pengendara:

One Way Arah Puncak: 07.00-11.30 WIB

Pada pagi hingga menjelang siang, arus kendaraan dari Jakarta dan kawasan bawah diprioritaskan menuju Puncak. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi antrean kendaraan wisatawan yang mulai berdatangan sejak pagi.

Meski demikian, pukul 07.00 WIB bukan patokan mutlak. Jika arus kendaraan masih lancar, penerapan dapat ditunda. Sebaliknya, ketika kepadatan meningkat lebih cepat, petugas dapat memberlakukan sistem satu arah lebih awal.

One Way Arah Jakarta: 12.00-18.00 WIB

Memasuki siang hingga sore, arus kendaraan biasanya mulai bergerak turun. Wisatawan yang telah selesai beraktivitas di Puncak mulai kembali menuju Jakarta dan daerah sekitarnya.

Pada periode ini, arus dari Puncak menuju Jakarta mendapat prioritas. Durasi penerapannya pun tetap menyesuaikan situasi. Jika antrean cepat terurai, one way bisa dihentikan lebih awal. Namun, apabila kendaraan masih menumpuk, rekayasa lalu lintas dapat diperpanjang.

Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Pengaturan arus utama dilakukan di jalur Puncak, termasuk kawasan Simpang Gadog yang menjadi salah satu akses penting dari arah Jakarta. Dari sisi atas, pengaturan juga dilakukan di sekitar Puncak Pass dan sejumlah titik penyekatan.

Pengendara perlu memahami bahwa perubahan arah lalu lintas tidak selalu berlangsung seketika. Sebelum one way diberlakukan penuh, petugas dapat melakukan proses buka-tutup untuk mengosongkan arus kendaraan yang masih berada di jalur.

"Pengendara diimbau mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri menerobos saat arus sedang dialihkan," demikian prinsip utama yang perlu diperhatikan selama rekayasa lalu lintas berlangsung.

Beberapa lokasi yang berpotensi mengalami perlambatan antara lain:

  • Pasar Megamendung
  • Simpang Pasir Muncang
  • Simpang Taman Safari
  • Kawasan Cisarua
  • Tanjakan Selarong
  • Akses masuk tempat wisata dan area parkir

Baca Juga: Kecelakaan Ojol vs Truk LPG di Depok, Pengemudi Tewas dan Penumpang Luka

Mengapa One Way Diterapkan?

Jalur Puncak memiliki karakter jalan yang berkelok, menanjak, dan menurun. Ketika volume kendaraan meningkat tajam, arus dari dua arah berpotensi membuat antrean semakin panjang.

Karena itu, sistem satu arah menjadi salah satu cara untuk memberikan prioritas kepada kendaraan dari satu sisi. Dengan penggunaan jalur yang lebih optimal, antrean diharapkan dapat dikurangi secara bertahap.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian ke Puncak pada 26 Juli 2026, jadwal one way sebaiknya dijadikan sebagai gambaran, bukan patokan yang kaku. Kepolisian dapat memulai, menunda, mempercepat, memperpanjang, atau menghentikan rekayasa lalu lintas berdasarkan kepadatan kendaraan.

Karena itu, sebelum berangkat, pengendara sebaiknya mengecek informasi lalu lintas terbaru dan menyiapkan waktu perjalanan lebih longgar. Dengan begitu, perubahan arus di tengah perjalanan tidak terlalu mengganggu agenda liburan akhir pekan.


Berita Terkait


News Update