Samsung Rilis Trio HP Lipat Terbaru, Cek Harga Galaxy Z Fold 8, Ultra, dan Flip 8 di Sini

Jumat 24 Jul 2026, 15:33 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8. (Sumber: X/@smartechdaily)
Samsung Galaxy Z Fold 8. (Sumber: X/@smartechdaily)

POSKOTA.CO.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat dominasinya di pasar ponsel lipat dengan meluncurkan tiga perangkat terbaru dalam ajang Galaxy Unpacked 2026.

Jajaran tersebut terdiri dari Galaxy Z Flip 8, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Fold 8 Ultra yang hadir membawa desain lebih ergonomis, peningkatan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), hingga kemampuan multitasking yang semakin optimal.

Peluncuran ini juga menjadi strategi Samsung untuk memperkuat posisinya menjelang kehadiran iPhone lipat pertama yang diperkirakan akan diperkenalkan Apple pada September mendatang.

Ketiga smartphone lipat tersebut sudah dapat dipesan mulai Rabu dan dijadwalkan mulai dikirim kepada konsumen pada 7 Agustus 2026.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Hp Oppo Kamera Premium, Hasil Foto Super Jernih

Harga HP Samsung Terbaru Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Flip 8

Samsung membanderol seri ponsel lipat terbarunya dengan harga sebagai berikut:

  • Samsung Galaxy Z Flip 8: US$1.200 atau sekitar Rp21,46 juta
  • Samsung Galaxy Z Fold 8: US$1.900 atau sekitar Rp33,97 juta
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra: US$2.100 atau sekitar Rp37,55 juta

Seluruh harga tersebut menggunakan asumsi kurs Rp17.881 per dolar Amerika Serikat.

Galaxy Z Fold 8 Tampil Lebih Ringkas dan Nyaman Digunakan

Galaxy Z Fold 8 membawa perubahan desain paling signifikan dibanding pendahulunya. Samsung membuat bodinya lebih pendek dan lebih lebar sehingga terasa lebih nyaman ketika digunakan dengan satu tangan maupun saat menikmati konten multimedia.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Hp Gaming Infinix Rp3 Jutaan, Main Game Auto Ngebut

Perangkat ini juga diklaim sebagai seri Fold paling ringan yang pernah diproduksi Samsung. Layar bagian luar berukuran 5,5 inci dirancang agar lebih mudah dijangkau oleh ibu jari tanpa harus meregangkan tangan.

Sementara itu, layar utama berukuran 7,6 inci kini menggunakan rasio aspek 4:3. Perubahan tersebut membuat tampilan video menjadi lebih luas sehingga memberikan pengalaman menonton film, membaca e-book, maupun bermain gim yang lebih imersif.

Di sektor fotografi, Galaxy Z Fold 8 mengusung dua kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP.

Galaxy Z Fold 8 Ultra Fokus pada Kamera dan Multitasking

Bagi pengguna yang membutuhkan performa premium, Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai varian tertinggi.

Perangkat ini dibanderol sekitar Rp37,55 juta atau naik sekitar Rp1,8 juta dibandingkan generasi sebelumnya. Fold 8 Ultra tetap mempertahankan desain Fold klasik yang lebih cocok digunakan untuk menjalankan dua aplikasi secara berdampingan.

Samsung juga menyempurnakan beberapa aspek penting, mulai dari bezel yang lebih tipis, engsel yang lebih halus saat dibuka, hingga mekanisme penutupan yang tetap terasa kokoh.

Peningkatan lain hadir pada sektor baterai dan pengisian daya. Fold 8 Ultra kini membawa baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan dukungan fast charging kabel 45W dan wireless charging 20W.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Hp Gaming Infinix Rp3 Jutaan, Main Game Auto Ngebut

Samsung turut menggunakan lapisan paduan titanium baru pada layar guna mengurangi lipatan (crease). Meski lipatan masih terlihat dari sudut tertentu, tampilannya kini jauh lebih samar dibanding generasi sebelumnya.

Namun, seperti Galaxy Z Fold 7, kedua model Fold terbaru masih belum mendukung stylus S Pen karena Samsung memilih mempertahankan desain layar setipis mungkin.

Galaxy Z Flip 8 Hadir Lebih Tipis

Galaxy Z Flip 8 juga memperoleh sejumlah pembaruan meski tidak sebanyak seri Fold.

Ponsel ini menjadi Flip paling tipis yang pernah diproduksi Samsung dan kembali menggunakan chipset Qualcomm setelah sebelumnya memakai prosesor Exynos.

Samsung juga meningkatkan fungsi layar luar FlexWindow sehingga pengguna dapat menjalankan lebih banyak aplikasi tanpa perlu membuka lipatan perangkat. Sebagian besar peningkatan lainnya hadir melalui optimalisasi perangkat lunak dan fitur AI terbaru.

Samsung Perluas Kemampuan AI di Seluruh Seri Lipat

Ketiga smartphone lipat terbaru Samsung dibekali berbagai fitur berbasis Google Gemini yang semakin canggih.

Baca Juga: Tecno Camon 50 Ultra Diprediksi Segera Masuk Indonesia, Intip Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

AI kini mampu bekerja dengan lebih dari 40 aplikasi untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai aktivitas secara otomatis, termasuk melakukan pemesanan tiket hingga menjalankan berbagai tugas digital. Meski demikian, sistem tetap meminta persetujuan pengguna sebelum transaksi diproses.

Samsung juga memperkenalkan fitur My FanCam yang mampu mengikuti pergerakan seseorang saat merekam video dan secara otomatis menyesuaikan rasio gambar agar lebih sesuai untuk media sosial.

Selain itu, pengguna kini dapat membuat widget layar utama hanya melalui perintah sederhana, misalnya widget yang menampilkan informasi cuaca atau tingkat serbuk sari setiap hari.

Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9 Ikut Diperbarui

Selain smartphone lipat, Samsung turut memperkenalkan Galaxy Watch Ultra 2 dan Galaxy Watch 9.

Galaxy Watch Ultra 2 dibanderol sekitar Rp12,52 juta, sedangkan Galaxy Watch 9 dijual mulai Rp6,79 juta.

Kedua smartwatch tersebut menggunakan prosesor Qualcomm terbaru serta membawa peningkatan kapasitas baterai dan tingkat kecerahan layar yang lebih tinggi.

Samsung juga menghadirkan fitur Vitals yang menyajikan berbagai indikator kesehatan dalam satu tampilan ringkas, serta Heart Health Score untuk membantu memantau kondisi sistem kardiovaskular pengguna sepanjang hari.

Baca Juga: Bocoran Redmi Note 17 dan Redmi Note 17 Pro: Spesifikasi Lengkap, Baterai 9.000 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Interaksi dengan Google Gemini kini semakin praktis melalui gestur raise-and-talk, sehingga pengguna cukup mengangkat pergelangan tangan dan langsung berbicara tanpa perlu menekan tombol.

Samsung Pamerkan Kacamata Pintar Berbasis AI

Dalam acara Galaxy Unpacked, Samsung turut memperlihatkan prototipe kacamata pintar yang dikembangkan bersama Google, Warby Parker, dan Gentle Monster.

Perangkat tersebut mengandalkan Google Gemini sebagai asisten AI dengan dukungan kamera untuk memahami lingkungan sekitar pengguna. Samsung mengklaim baterainya mampu bertahan hingga sembilan jam penggunaan aktif.

Kacamata pintar ini juga dirancang tahan terhadap air, keringat, paparan tabir surya, serta penggunaan harian.

Meski sudah diperkenalkan ke publik, Samsung belum membuka kesempatan bagi media untuk menjajal perangkat tersebut secara langsung.


Berita Terkait


News Update