Siapa Pengemudi Alphard yang Terobos Lampu Merah di Bundaran HI? Viral Cekcok-Intimidasi Satpam

Kamis 23 Jul 2026, 18:29 WIB
Momen saat mobil Alphard menerobos lampu merah di Bundaran HI dan satpam yang diduga diintimidasi karena menegur pengemudi. (Sumber: Instagram/@jabodetabek24info)
Momen saat mobil Alphard menerobos lampu merah di Bundaran HI dan satpam yang diduga diintimidasi karena menegur pengemudi. (Sumber: Instagram/@jabodetabek24info)

POSKOTA.CO.ID - Sosok pengemudi Alphard terobos lampu merah di pelican crossing Bundaran HI menjadi sorotan publik setelah viral aksi dugaan intimidasi terhadap seorang satpam yang menegur tindakannya.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, terlihat sebuah mobil Toyota Alphard hitam menerobos lampu penyebrangan orang yang berada di seberang  Hotel Pullman, Jalan M Thamrin, Jakarta Pusat.

Tindakan pengemudi mobil tersebut menuai kecaman keras dari publik karena dinilai membahayakan para pejalan kaki yang terlihat sedang menyebrang jalan di pelican cross tersebut.

Baca Juga: Menyamar jadi Kurir Ekspedisi, Polisi Tangkap 2 Terduga Pengedar Narkoba di Tangerang

Kronologi Kejadian

Dikutip dari unggahan akun Instagram @jabodetabek24info, disebutkan bahwa mobil Alphard tersebut tetap melaju menerobos lampu merah meskipun sejumlah kendaraan lainnya telah berhenti untuk memberikan jalan kepada para pejalan kaki.

"Rekaman CCTV yang memperlihatkan sebuah mobil Toyota Alphard diduga menerobos pelican crossing di kawasan Halte Bundaran HI viral di media sosial," isi narasi akun tersebut, seperti dikutip pada Kamis, 23 Juli 2026.

Setelah kejadian tersebut, seorang security atau satpam yang sempat membantu para pejalan kaki menyebrang jalan menghampiri mobil itu dan menegur sang pengemudi dengan mengetuk bagian mobil.

Namun, pengendara yang merasa tidak terima dengan teguran tersebut justru melontarkan makian hingga terlibat cekcok dengan satpam.

Baca Juga: 2 Rumah Tidak Layak Huni di Pandeglang Belum Tersentuh Bantuan, Kades Minta Perhatian Pemerintah

Dugaan Intimidasi Terhadap Satpam

Warganet semakin dibuat geram ketika mengetahui adanya dugaan intimidasi yang dilakukan pengendara Alphard terhadap satpam yang menegurnya.

Dalam video lainnya yang juga viral di media sosial, sekuriti Halte Transjakarta Bundaran HI yang diketahui bernama Vicol Harefa itu mengaku didorong dan dimaki tiga orang usai dirinya menegur pengemudi Alphard.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Vicol pun mengajak mereka ke pos polisi terdekat. Namun, di sana, justru dirinya lah yang disalahkan.

"Nah, karena pospolnya ada di depan bundaran sebelah kiri, saya bawa mereka ke situ. Dan sambil dorong-dorong saya di jalan, 'Mana pospolnya? Ayo ke pospol! Saya tidak takut, saya juga aparat'," ujar Vicol dalam video klarifikasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga: PHK 134 Pekerja PT Amos Berakhir Damai, Kemnaker dan Polri Fasilitasi Kesepakatan Rp12,7 Miliar

Vicol kemudian memilih meminta maaf kepada ketiga orang itu agar persoalan tidak semakin berlarut. Tetapi, meski dirinya sudah meminta maaf, sopir Alphard tetap memaki dirinya.

"Setelah itu juga, supir maki-maki saya, bilang, 'Anjing, kamu push-up. Turun kamu,' Saya bilang, 'Saya belum makan dari pagi, Pak,' dianjing-anjingin terus," kata dia.

"Padahal saya udah salaman dua kali ke mereka. Kerah baju saya ini diangkat sama supirnya, diginiin di atas, sambil ngomong di hadapan saya, 'Woi! Jangan kayak preman di sini lu! Kamu kerja yang bener aja! Tatap mata saya!' Terus saya bilang, 'Siap, siap, saya salah, Pak','" tutur dia.

Siapa Pengemudi Alphard yang Terobos Lampu Merah di HI?

Berdasarkan informasi, mobil Alphard yang menerobos lampu lalu lintas penyebrangan orang atau pelican crossing di Bundaran HI itu bernomor polisi D 1828 XHQ.

Namun, baru-baru ini diketahui bahwa pelat yang digunakan mobil tersebut bodong atau palsu. Dari hasil penelusuran warganet, pelat nomor yang digunakan adalah merek Daihatsu Grand Max, bukan Toyota Alphard seperti jenis mobil yang tertangkap dalam video.

Ditlantas Polda Metro Jaya pun disebut ikut turun tangan dengan berencana memanggil sang pengemudi.

Namun, hingga kini, masih belum diketahui dengan pasti siapa sosok pengemudi dan orang-orang yang ada di salam mobil maupun pemilik asli mobil tersebut.


Berita Terkait


News Update