Apakah Trofi Piala Dunia Boleh Dibawa Pulang Negara Juara? Ini Aturannya

Selasa 21 Jul 2026, 19:32 WIB
Trofi asli tetap menjadi milik FIFA dan tidak disimpan secara permanen oleh negara pemenang. (Sumber: FIFA)
Trofi asli tetap menjadi milik FIFA dan tidak disimpan secara permanen oleh negara pemenang. (Sumber: FIFA)

POSKOTA.CO.ID - Setiap kali pertandingan final Piala Dunia berakhir, ada satu momen yang selalu ditunggu. Kapten tim pemenang mengangkat trofi emas tinggi-tinggi di hadapan ribuan penonton.

Setelah itu, trofi biasanya ikut dibawa ke ruang ganti, dipamerkan dalam sesi foto, hingga muncul dalam berbagai perayaan kemenangan.

Dari sinilah muncul pertanyaan sederhana: apakah trofi Piala Dunia benar-benar boleh dibawa pulang dan disimpan oleh negara juara?

Baca Juga: Fitur V2L Chery TIGGO 9 CSH, Meriahkan Pesta Bola Bersama Jurnalis Otomotif

Jawabannya ternyata tidak.

Trofi yang saat ini diperebutkan bernama FIFA World Cup Trophy. Penghargaan tersebut mulai digunakan pada Piala Dunia 1974 setelah trofi sebelumnya, Jules Rimet Trophy, diberikan secara permanen kepada Brasil karena menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya pada 1970.

Berbeda dengan pendahulunya, trofi Piala Dunia modern tidak bisa dimiliki selamanya oleh negara yang memenangkan turnamen.

Trofi Asli Tetap Menjadi Milik FIFA

Trofi Piala Dunia asli memiliki tinggi 36,8 sentimeter dan berat 6,175 kilogram. Bagian utamanya menggunakan emas 18 karat, sementara bagian dasar dihiasi dua lapisan malasit berwarna hijau.

Desainnya dibuat seniman Italia, Silvio Gazzaniga, setelah FIFA menerima 53 rancangan dari tujuh negara. Bentuknya menggambarkan dua sosok manusia yang seolah mengangkat bumi dari dasar menuju bagian puncak.

“The lines spring out from the base, rising in spirals, stretching out to receive the world,” ujar Gazzaniga saat menjelaskan konsep desain tersebut.

Jerman Barat menjadi negara pertama yang mengangkat trofi ini setelah menjuarai Piala Dunia 1974.

Meski demikian, ada alasan mengapa banyak orang mengira trofi tersebut bisa dibawa pulang. Para pemain memang diperbolehkan memegang trofi asli dalam seremoni penyerahan. Mereka juga bisa membawanya ke ruang ganti dan berfoto bersama dalam rangkaian perayaan resmi.


Berita Terkait


News Update