POSKOTA.CO.ID - Setelah sempat santer dikaitkan dengan Persija Jakarta, Mariano Peralta justru resmi bergabung dengan rival abadinya, Persib Bandung.
Kepastian tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan pemain asal Argentina yang tampil luar biasa bersama Borneo FC dalam dua musim terakhir.
Statusnya sebagai Pemain Terbaik (Most Valuable Player/MVP) Super League 2025/2026 membuat namanya menjadi incaran sejumlah klub papan atas.
Namun pada akhirnya, Persib Bandung berhasil memenangkan persaingan untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain.
Persib Bandung sendiri mengumumkan kedatangan Mariano Peralta secara resmi melalui situs klub dan akun media sosial resmi pada Minggu, 19 Juli 2026 malam.
Dalam unggahannya, Persib memperkenalkan pemain asal Argentina tersebut sebagai bagian dari skuad anyar yang akan mengarungi musim 2026/2027.
"The MVP has found his new home. Yang paling dibicarakan, yang paling diperebutkan, kini resmi menjadi bagian dari #PERSIB. Mariano Peralta resmi bergabung sebagai #SumangetAnyar untuk menambah daya serang #PERSIB. Let's make history together, Mr. MVP!" tulis akun Instagram @persibofficial.
Lantas, Mariano Peralta sebenarnya umur berapa? Seperti apa perjalanan kariernya hingga berhasil menyabet gelar MVP Super League 2025/2026?
Seberapa mengesankan statistik gol dan assist yang membuat Persib rela memboyongnya dari Borneo FC, meski sempat menjadi incaran Persija Jakarta?
Simak profil lengkap, rekam jejak, serta statistik Mariano Peralta dalam ulasan berikut.
Baca Juga: Viral Dugaan Kejanggalan Kematian Penghuni Kos Kemayoran, Polisi Segera Gelar Perkara
Mariano Peralta Umur Berapa dan Punya Statistik Seganas Apa?
Mariano Peralta sendiri memiliki nama lengkap Mariano Ezequiel Peralta Bauer.
Pemain berkebangsaan Argentina tersebut lahir di Adrogué, Argentina, pada 20 Februari 1998. Dengan demikian, pada tahun 2026 usianya 28 tahun.
Peralta memiliki tinggi badan 180 sentimeter, postur yang ideal untuk pemain sayap modern.
Ia mengawali karier sepak bolanya di akademi San Lorenzo, salah satu klub besar di Liga Argentina yang dikenal sering melahirkan pemain berkualitas.
Pengalaman bermain di akademi sepak bola Argentina menjadi fondasi penting dalam perkembangan kariernya sebelum akhirnya memutuskan berkarier di luar negeri.
Nama Mariano Peralta mulai dikenal luas oleh pencinta sepak bola Indonesia setelah bergabung dengan Borneo FC pada Agustus 2024.
Bermain sebagai winger kanan, Peralta sukses tampil dalam 32 pertandingan Super League 2024/2025 dengan torehan 9 gol dan 14 assist.
Catatan tersebut menjadikannya sebagai raja assist Super League 2024/2025 sekaligus salah satu pemain asing paling berpengaruh di kompetisi Indonesia.
Performa Mariano Peralta semakin meningkat pada musim berikutnya.
Di kompetisi Super League 2025/2026, ia tampil jauh lebih produktif dengan mencatatkan 34 pertandingan, 20 gol, dan 14 assist.
Kontribusi tersebut membawa Peralta meraih penghargaan sebagai Pemain Terbaik (MVP) Super League 2025/2026.
Selain produktif mencetak gol dan assist, Mariano Peralta juga dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi.
Posisi naturalnya memang berada di sektor sayap kanan, tetapi ia juga mampu dimainkan sebagai winger kiri, penyerang tengah, dan second striker.
Kemampuan bermain di beberapa posisi tersebut membuat Peralta menjadi opsi yang sangat berharga bagi pelatih Igor Tolic.
Sementara itu, berdasarkan data Transfermarkt, Mariano Peralta memiliki statistik yang cukup impresif sepanjang karier profesionalnya.
Hingga pertengahan 2026, ia telah mencatatkan 177 pertandingan, 38 gol, 34 assist, dan lebih dari 10.500 menit bermain.
Sementara khusus selama berkarier di Super League Indonesia, statistiknya juga sangat mengesankan.
Dalam dua musim bersama Borneo FC, Peralta sendiri berhasil membukukan 67 pertandingan, 29 gol, dan 27 assist.
Tak hanya memiliki statistik yang mentereng, Mariano Peralta juga mempunyai nilai pasar yang tinggi.
Menurut data Transfermarkt, nilai pasar pemain asal Argentina tersebut saat ini mencapai sekitar Rp13,04 miliar.
