Rudi Margono Siapa dan Lulusan Mana? Ini Rekam Jejak Plt Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah

Senin 13 Jul 2026, 08:24 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk menggantikan Febrie Adriansyah. (Sumber: X/@marioshane)
Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk menggantikan Febrie Adriansyah. (Sumber: X/@marioshane)

POSKOTA.CO.ID - Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk menggantikan Febrie Adriansyah yang mengundurkan diri dari jabatannya.

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Perintah Jaksa Agung Nomor: PRINT-76/A/JA/07/2026.

Sebelum dipercaya mengisi posisi tersebut, Rudi menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan penunjukan Rudi dilakukan untuk menjamin kesinambungan tugas, fungsi, dan kewenangan di lingkungan Jampidsus hingga pejabat definitif ditetapkan.

"Sebagai langkah untuk menjamin kesinambungan pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan 'di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus sampai ditetapkannya pejabat definitif, kata Anang dalam keterangan resminya.

Menurut Kejaksaan Agung, penunjukan pelaksana tugas merupakan mekanisme yang lazim dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan secara optimal.

Dengan adanya Plt Jampidsus, seluruh proses administrasi maupun penanganan perkara dapat terus berlangsung tanpa hambatan.

"Seluruh penanganan perkara tindak pidana khusus tetap berjalan secara profesional, independen, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Lantas, siapa sebenarnya Rudi Margono? Di mana ia menempuh pendidikan? Bagaimana perjalanan kariernya hingga dipercaya memimpin sementara Jampidsus menggantikan Febrie Adriansyah?

Berikut profil lengkap, riwayat pendidikan, perjalanan karier, serta rekam jejak Rudi Margono yang kini menjadi sorotan publik setelah ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Baca Juga: Don Ritto Siapa dan Apa Hubungannya dengan Febrie Adriansyah? Ini Fakta yang Terungkap dalam Dugaan Korupsi dan TPPU

Rudi Margono Siapa dan Lulusan Mana?

Rudi Margono ada3ah jaksa senior kelahiran 6 Desember 1969 yang telah mengabdikan dirinya di Korps Adhyaksa selama lebih dari 30 tahun.

Dari sisi akademik, Rudi memiliki latar belakang pendidikan hukum yang kuat.

Ia menyandang gelar doktor dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Keahlian akademiknya juga mendapat pengakuan ketika pada 2025 Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) mengukuhkannya sebagai Guru Besar Kehormatan dalam bidang Ilmu Hukum Pidana.

Perjalanan karier Rudi Margono sendiri dimulai pada 1994 saat bertugas sebagai staf di Kejaksaan Negeri Magetan.

Sejak saat itu, kariernya terus berkembang seiring kepercayaan yang diberikan pimpinan.

Berbagai penugasan dijalani hingga akhirnya menempati posisi strategis di sejumlah kejaksaan tinggi maupun di lingkungan Kejaksaan Agung.

Sepanjang kariernya, Rudi Margono telah dipercaya mengemban sejumlah jabatan penting.

Dia pernah menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Rudi juga pernah dipercaya menjadi Direktur pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), kemudian memimpin Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Agung.

Baca Juga: Pelimpahan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung Dilakukan Bertahap

Selanjutnya, pada 18 Desember 2024, ia resmi dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), jabatan yang diembannya sebelum kini dipercaya menjadi Plt Jampidsus.

Pengalaman Rudi Margono ini tidak hanya terbatas di lingkungan Kejaksaan.

Dirinya pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar delapan tahun.

Bahkan pada 2003, Rudi sempat mengikuti seleksi Deputi Penindakan KPK dan menjadi satu-satunya jaksa yang berhasil lolos hingga enam besar.


Berita Terkait


News Update