JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dinilai dapat menjadi salah sebuah motor penggerak ekonomi masyarakat jika dikelola secara profesional dan berbasis inovasi.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Achmad Tjachja Nugraha mengatakan, program yang didorong Presiden Prabowo Subianto itu sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
Menurutnya, pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa karena desa yang kuat akan menjadi fondasi bagi ketahanan ekonomi nasional.
"Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi mesin ekonomi masyarakat. Jika desa kuat, maka ekonomi nasional juga akan semakin kokoh," kata Achmad saat dihubungi Poskota.
Ia menilai koperasi tidak cukup hanya berperan sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi harus berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Perannya mencakup sektor pertanian, perikanan, perdagangan, logistik hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dengan fungsi tersebut, koperasi diyakini mampu memangkas rantai distribusi, meningkatkan nilai tambah produk desa, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Achmad juga mengusulkan agar Koperasi Merah Putih dikembangkan dengan semangat kreativitas, inovasi, kemandirian, serta pola pikir bisnis atau koperasipreneurship.
Menurutnya, keberhasilan program itu sangat bergantung pada tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, koperasi juga perlu memanfaatkan teknologi digital agar mampu meningkatkan pelayanan kepada anggota sekaligus bersaing di tengah perkembangan ekonomi modern.
Ia menambahkan, pengembangan koperasi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha hingga masyarakat.
Keterlibatan generasi muda juga dinilai penting agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.
"Pemerataan kesejahteraan menjadi salah satu kunci menuju Indonesia Emas 2045. Koperasi dapat menjadi instrumen untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," ujarnya.
