Setelah mendapat gelar Magister dan Doktor Hukum, ia lalu memulai karier sebagai jaksa pada 1996. Saat itu ia ditempatkan di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Jambi sebagai Kepala Seksi Intelijen
Ia lalu dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di kejaksaan yang ada di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara.
Mengutip dari laman resmi Kejaksaan Agung, Febrie pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.
Kariernya semakin meroket saat diangkat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Juli 2021. Tak sampai setahun kemudian, tepatnya pada 19 Januari 2022, Febrie menduduki jabatan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Republik Indonesia hingga saat ini.
Sebelum Itu, ia lebih dulu mengemban tugas sebagai Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) dan menangani sejumlah perkara besar, termasuk kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, dan fasilitas kredit PT Bank Tabungan Negara (BTN).
