Waspada Penipuan GTA 6, Gamer Jadi Sasaran Situs Pre-order dan Beta Palsu

Senin 06 Jul 2026, 20:10 WIB
Vice City di GTA 6 yang diperkirakan hadir dengan grafis realistis dan dunia open-world yang lebih luas. (Sumber: Dok/Rockstar Games)
Vice City di GTA 6 yang diperkirakan hadir dengan grafis realistis dan dunia open-world yang lebih luas. (Sumber: Dok/Rockstar Games)

Olga Altukhova, Senior Web Content Analyst Kaspersky, mengatakan bahwa perilisan game besar memang selalu menjadi momentum yang dimanfaatkan penjahat siber.

Menurutnya, para pelaku sengaja memanfaatkan rasa penasaran dan urgensi yang tinggi menjelang peluncuran game agar calon korban tidak sempat memeriksa keaslian situs maupun tautan yang mereka akses.

Baca Juga: OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Ibu Kota

Cara Menghindari Penipuan Berkedok GTA 6

Agar tidak menjadi korban, pengguna dapat melakukan beberapa langkah sederhana berikut.

  • Lakukan pembelian game hanya melalui platform atau toko resmi.
  • Hindari mengunduh file game maupun mod dari situs yang tidak terpercaya.
  • Periksa kembali alamat URL sebelum memasukkan data pribadi atau informasi pembayaran.
  • Gunakan metode pembayaran yang lebih aman, seperti kartu virtual atau layanan pembayaran khusus.
  • Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun game dan layanan keuangan.
  • Pasang solusi keamanan yang mampu mendeteksi tautan phishing serta malware secara otomatis.

Pada akhirnya, tingginya popularitas GTA 6 memang menjadi peluang bagi pelaku kejahatan siber untuk menjalankan berbagai modus penipuan.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak mudah tergiur dengan tawaran pre-order murah, akses beta eksklusif, atau tautan unduhan yang berasal dari sumber tidak resmi. Kewaspadaan tetap menjadi pertahanan pertama agar pengalaman menantikan peluncuran GTA 6 tidak berujung pada kehilangan data maupun kerugian finansial.w


Berita Terkait


News Update