Meski usia terus menjadi bahan perdebatan, Ronaldo mengaku sudah terbiasa menghadapi kritik sejak muda.
"Sejak usia 18 tahun saya selalu menghadapi situasi seperti ini dan itu tidak pernah berubah."
Menurutnya, keraguan yang terus diarahkan kepadanya justru menjadi bahan bakar untuk terus berkembang.
"Selama 23 tahun terakhir banyak orang mencoba mengubur saya, tetapi ternyata itu tidak berhasil. Setelah saya berusia di atas 40 tahun, kritik justru membuat saya berkembang."
Bagi Ronaldo, pengalaman yang dimiliki saat ini jauh lebih berharga dibanding sekadar memburu pengakuan. Apa pun hasil Portugal di Piala Dunia 2026, ia merasa hal itu tidak akan mengubah siapa dirinya.
"Saya tidak akan menjadi lebih hebat atau lebih buruk hanya karena memenangkan Piala Dunia. Yang paling penting adalah memberikan segalanya untuk tim selama saya masih dipercaya mengenakan seragam Portugal."
Dengan pernyataan tersebut, Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 menjadi akhir perjalanannya di panggung terbesar sepak bola dunia. Namun, selama masih merasa mampu bersaing dan memberikan kontribusi, sang megabintang belum ingin mengucapkan selamat tinggal kepada Timnas Portugal.
