Gubernur Jakarta, Pramono Anung menggagas jembatan gembok cinta di atas Sungai Cideng, Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Sumber: Dok. Kominfo)

JAKARTA RAYA

Pemprov Jakarta Bangun Jembatan Gembok Cinta di Rasuna Said, DPRD Pertanyakan Urgensi

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berencana membangun jembatan gembok cinta di sejumlah jembatan kecil di atas Sungai Cideng, Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, keberadaan jembatan tersebut dapat dimanfaatkan menjadi ruang yang lebih menarik secara visual sekaligus menambah daya tarik kawasan.

"Saya membayangkan daripada jembatannya itu tidak apa dikelola dengan baik, apalagi di situ ada KPK, dan kita kemarin sudah meresmikan Halte Integritas apa yang di sana," kata Pramono di Jakarta, dikutip Minggu, Sabtu, 4 Juli 2026.

Pramono menjelaskan, masyarakat yang datang bersama pasangan dapat memasang gembok cinta di jembatan tersebut sebagai simbol hubungan.

Baca Juga: Pengungsi WNA Kembali Tempati Trotoar UNHCR, Pramono Tegaskan Pemprov Bakal Bertindak

"Kalau orang kemudian punya waktu sama pasangannya, kemudian memasang gemboknya di sana itu kan lebih colorful," ujarnya.

Ia menegaskan, Jembatan Gembok Cinta yang dimaksud bukan berada di JPO, melainkan di jembatan kecil yang berada tepat di atas Sungai Cideng sebagai

"Jadi bukan disiapkan di jembatan penyebrangan JPO, bukan. Itu di jembatan yang ada di Sungai Cideng," ungkapnya.

Pemprov Jakarta telah menyiapkan sekitar tiga hingga empat jembatan kecil di kawasan tersebut untuk mendukung konsep Jembatan Gembok Cinta.

Baca Juga: Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemprov DKI Percepat Pembangunan Tanggul Kali Grogol

"Dan itu ada beberapa, ada tiga atau empat jembatan yang kita memang persiapkan untuk itu. Supaya lebih colorful," ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Jakarta, Kevin Wu mempertanyakan urgensi proyek tersebut bagi masyarakat.

“Di tengah banyaknya persoalan yang masih dirasakan warga, saya mempertanyakan apakah proyek ini memang sudah menjadi kebutuhan yang paling mendesak. Pembangunan Jakarta harus dimulai dari menjawab kebutuhan warga, bukan sekadar menghadirkan proyek yang hanya menarik secara visual,” tuturnya.

Menurutnya, Pemprov Jakarta mesti memprioritaskan perbaikan kondisi JPO dan trotoar yang masih rusak. Selain itu, ia menyarankan fasilitas publik, seperti taman, olahraga, dan lainnya diperbanyak.

“Misalnya kondisi JPO yang kurang layak, trotoar yang belum ramah bagi penyandang disabilitas, taman lingkungan yang minim, fasilitas olahraga masyarakat yang terbatas, hingga penataan kawasan permukiman dan dukungan bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah),” kata dia.

Tags:
jebatan gembok cintadprd jakarta pemprov jakarta

M Tegar Jihad Al Faruq

Reporter

Febrian Hafizh Muchtamar

Editor