JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Delegasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno meninjau fasilitas pengolahan sampah Copen Hill di Kopenhagen, Denmark, pada Minggu, 17 Mei 2026 pagi waktu setempat.
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya Jakarta mempelajari sistem pengelolaan sampah modern yang terintegrasi dan ramah lingkungan.
Di fasilitas tersebut, sampah yang telah dipilah diolah melalui teknologi waste-to-energy.
Sampah dibakar pada suhu tinggi hingga 1.000 derajat Celsius untuk menghasilkan uap panas yang kemudian menggerakkan turbin pembangkit listrik. Energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik dan pemanas bagi sekitar 100.000 hingga 150.000 rumah tangga di Kota Kopenhagen.
Baca Juga: PLN UID Jaya Serahkan Mesin Cacah dan Pelet Listrik ke GCB, Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan
Wagub Rano mengatakan, pengelolaan sampah di Copen Hill menunjukkan fasilitas lingkungan dapat dibangun secara modern, efisien, sekaligus terbuka bagi publik.
“Teknologinya sangat maju. Tidak hanya mengolah sampah menjadi energi, sisa pembakarannya juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran aspal. Yang menarik, kawasan ini dirancang ramah bagi masyarakat, ada area edukasi, kafe, hingga arena ski rumput. Jadi fasilitas lingkungan tidak lagi dipandang sebagai tempat yang tertutup dan kumuh,” ujarnya.
Menurut Rano, pengalaman Kopenhagen menjadi inspirasi penting bagi Jakarta yang saat ini terus berupaya mempercepat pengurangan dan pengolahan sampah perkotaan secara berkelanjutan.
Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tetap harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya.
Baca Juga: Telkom Gerakan Karyawan Lahirkan Inovasi Pengolahan Sampah lewat GoZero% Bandung
"Pemilahan sampah di hulu adalah kunci. Teknologi bisa dibangun, tetapi keberhasilannya sangat ditentukan oleh partisipasi warga. Dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, Jakarta memiliki peluang besar untuk mengurangi persoalan sampah kota,” katanya.
Disambut Baik oleh Masyarakat

