Optimalkan Aset Negara, DJKN Gelar Pameran dan Lelang Lukisan lewat Puspawarna Nusantara 2026 di Gedung AA Maramis

Kamis 25 Jun 2026, 21:49 WIB
Pameran dan lelang lukisan bertajuk “Puspawarna Nusantara 2026” yang berlangsung di Gedung Cagar Budaya A.A. Maramis, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis-Sabtu, 25-27 Juni 2026. (Sumber: Dok. DJKN)
Pameran dan lelang lukisan bertajuk “Puspawarna Nusantara 2026” yang berlangsung di Gedung Cagar Budaya A.A. Maramis, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis-Sabtu, 25-27 Juni 2026. (Sumber: Dok. DJKN)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menyelenggarakan pameran dan lelang lukisan bertajuk “Puspawarna Nusantara 2026” di Ruang Barat Lantai 2 Gedung Cagar Budaya A.A. Maramis, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis-Sabtu, 25-27 Juni 2026.

Kegiatan pameran dan lelang Puspawarna edisi kedua ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia. Kegiatan secara dibuka Wakil Menteri Keuangan Juda Agung yang menyampaikan, penyelenggaraan Puspawarna Nusantara 2026 memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar penyelenggaraan lelang karya seni.

“Ketika dalam acara ini kita menggelar lelang lukisan Puspawarna Nusantara, kita sebenarnya sedang menyambung rantai sejarah yang panjang dari perlelangan di Indonesia. Lelang adalah instrumen pasar yang harus dibangun di atas trust. Karena itu, trust menjadi kata kunci. Pasar hanya bekerja jika ada trust,” kata Juda dalam keterangannya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Rahayu Puspasari menyampaikan laporan penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, Puspawarna Nusantara merupakan salah satu upaya DJKN untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai lelang sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.

Baca Juga: Peran Strategis DJKN dalam Tata Kelola Aset di Sektor Hulu Migas

“Tujuan utama dari kegiatan ini bukan sekadar melakukan transaksi lelang itu sendiri tetapi lebih dari itu, justru yang paling penting, kegiatan ini untuk memperkenalkan kepada masyarakat kegiatan lelang yang bernilai seni, Gedung A.A. Maramis sendiri, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara,” ucapnya.

Pameran ini menampilkan sebanyak 60 (enam puluh) lukisan pilihan yang mencerminkan keanekaragaman kekayaan ragam seni dan budaya Nusantara. Dalam pelaksanaan lelang, DJKN berkolaborasi Pejabat Lelang Kelas II dan tiga balai lelang terkemuka binaan DJKN yaitu PT Balai Lelang Larasati, PT Balai Lelang Sinarmas, dan PT Speed Reliance Auction untuk melelang beberapa lukisan pilihan tersebut secara profesional dan akuntabel.

Puspawarna Nusantara 2026 menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, seniman, kolektor, dan balai lelang dalam memperkuat ekosistem lelang karya seni di Indonesia. Melalui kegiatan ini, DJKN mendorong lelang sebagai instrumen transaksi yang profesional, transparan, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

Sementara itu, gedung cagar budaya A.A. Maramis merupakan aset negara bersejarah yang dibangun pada 1809 dan selesai dipugar pada Desember 2022. Gedung yang menjadi aset kelolaan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), BLU di bawah pengawasan DJKN, ini berfungsi sebagai sebagai cagar budaya representatif untuk sarana edukasi publik, ruang pertemuan, hingga tempat jamuan kenegaraan.

Jadwal Puspawarna Nusantara 2026

  • Pameran Lukisan: 25-26 Juni 2026 (pukul 10.00-15.00 WIB) dan 27 Juni 2026 (pukul 09.00-11.30 WIB).
  • Lelang Lukisan: Sabtu, 27 Juni 2026 (pukul 13.40-15.10 WIB) oleh Balai Lelang secara hybrid (luring dan daring).
  • Kegiatan Pendukung: Bazaar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Lantai 1 Gedung A.A. Maramis, Kamis, 25 Juni 2026.

Berita Terkait


News Update