POSKOTA.CO.ID - Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Rabu, 24 Juni 2026.
Berdasarkan informasi terbaru, harga emas Antam per gram tercatat berada di level Rp2.655.000.
Angka tersebut turun Rp18.000 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya yang sempat bertahan di level lebih tinggi.
Tidak hanya harga jual, nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Pada perdagangan hari ini, harga buyback berada di posisi Rp2.372.000 per gram atau turun Rp36.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga buyback merupakan harga yang digunakan ketika pemilik emas ingin menjual kembali emas batangan mereka kepada Antam.
Oleh karena itu, penurunan buyback dapat memengaruhi nilai keuntungan yang diperoleh investor yang berencana mencairkan investasinya dalam waktu dekat.
Lantas, apakah kondisi tersebut menjadi waktu yang tepat untuk membeli emas hari ini? Simak informasi selengkapnya.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 20 Juni 2026 Semakin Murah, Cek Rincian Harga Terbaru per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah rincian daftar harga emas Antam berdasarkan ukuran pecahan pada Rabu, 24 Juni 2026.
- Emas Antam 0,5 gram: Rp1.377.500
- Emas Antam 1 gram: Rp2.655.000
- Emas Antam 2 gram: Rp5.250.000
- Emas Antam 3 gram: Rp7.850.000
- Emas Antam 5 gram: Rp13.050.000
- Emas Antam 10 gram: Rp26.045.000
- Emas Antam 25 gram: Rp64.987.000
- Emas Antam 50 gram: Rp129.895.000
- Emas Antam 100 gram: Rp259.712.000
- Emas Antam 250 gram: Rp649.015.000
- Emas Antam 500 gram: Rp1.297.820.000
- Emas Antam 1.000 gram: Rp2.595.600.000
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 4 Juni 2026 Beragam, Paling Murah Rp455.000 per Gram
Saatnya Borong?
Banyak investor memanfaatkan koreksi harga sebagai kesempatan untuk menambah kepemilikan emas dengan harga yang lebih rendah.
Strategi itu sendiri dikenal sebagai buy on weakness atau membeli saat harga sedang mengalami pelemahan.
Namun demikian, keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing individu.
Investor juga disarankan untuk tidak menginvestasikan seluruh dana dalam satu waktu, melainkan secara bertahap agar dapat mengurangi risiko fluktuasi harga.
Selain itu, emas lebih cocok digunakan sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang dibandingkan untuk mencari keuntungan dalam waktu singkat.
Karenanya, investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi pergerakannya.
Bagi yang berorientasi jangka panjang, koreksi harga seperti saat ini bisa menjadi kesempatan untuk menambah portofolio investasi emas secara bertahap.
