POSKOTA.CO.ID - Puasa sunnah Senin dan Kamis menjadi salah satu ibadah rutin yang banyak diamalkan umat Islam.
Namun, pada Kamis, 28 Mei 2026, pelaksanaan puasa sunnah tersebut ternyata tidak diperbolehkan karena bertepatan dengan Hari Tasyrik pertama setelah Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Larangan puasa pada Hari Tasyrik merupakan ketentuan dalam syariat Islam yang sudah dijelaskan dalam berbagai riwayat hadis.
Hari-hari tersebut menjadi momen bagi umat Muslim untuk menikmati hidangan kurban, memperbanyak dzikir, dan bersyukur kepada Allah SWT.
Baca Juga: Jangan Keliru! Ini Jadwal Penyembelihan Kurban yang Sah di Idul Adha 2026
28 Mei 2026 Bertepatan dengan Hari Tasyrik

Tanggal 28 Mei 2026 jatuh pada 11 Dzulhijjah 1447 H yang termasuk Hari Tasyrik pertama.
Dalam Islam, Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari setelah Idul Adha, yakni pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Pada hari-hari tersebut, umat Islam masih diperbolehkan menyembelih hewan kurban dan dianjurkan memperbanyak amal ibadah selain puasa.
Berikut jadwal Hari Tasyrik 1447 Hijriah:
- Kamis, 28 Mei 2026: 11 Dzulhijjah 1447 H (Hari Tasyrik pertama)
- Jumat, 29 Mei 2026: 12 Dzulhijjah 1447 H (Hari Tasyrik kedua)
- Sabtu, 30 Mei 2026: 13 Dzulhijjah 1447 H (Hari Tasyrik ketiga)
Baca Juga: Apa Itu Zina Muhsan? Ini Hukuman, Dalil, dan Syarat Rajam dalam Islam
Mengapa Puasa Dilarang Saat Hari Tasyrik?
Hari Tasyrik dikenal sebagai hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah SWT.
