Ia mengajak, dimomentum Hari Donor Darah Sedunia ini dijadikan sebagai wujud semangat gerakan kemanusiaan di era moderen yang berdampak pada kontribusi besar bagi kesehatan masyarakat.
"Kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, dalam rangka kita memperingati Hari Donor Sedunia, mudah-mudahan masyarakat yang berkontribusi dalam kondisi sehat. Kontribusinya untuk kepentingan donor darah bisa terus meningkat," kata dia.
Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah (UDD) atau UPTD PMI Kabupaten Tangerang, Dr. Zainal Muttaqien menambahkan, PMI saat ini telah memberikan penghargaan kepada 54 orang pendonor sukarela yang telah melakukan donasi 25 kali.
Baca Juga: Maesyal Rasyid Janji Perbanyak Lapangan Kerja di Kabupaten Tangerang
Ia bilang, dari puluhan pendonor darah ini secara khusus diberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam aksi kemanusiaan.
"Ini sebagai apresiasi kepada para pendonor yang sudah mendonasikan darahnya untuk kemanusiaan tentunya, untuk menolong sesama. Ya perlu kita apresiasi karena dengan darah mereka itu, kita bisa menolong banyak sekali masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Zainal menyebutkan bahwa penghargaan ini juga merupakan inisiatif PMI Kabupaten Tangerang karena secara nasional penghargaan tertinggi baru diberikan Presiden kepada pendonor 100 kali.
"Karena ini adalah kewenangan dari Kabupaten/Kota. Nanti kalau sudah 50 sampai dengan 75 itu ke Gubernur, dan 100 itu ke Presiden," ucapnya.
Pada kesempatan itu, dia mengatakan, selain memberikan penghargaan PMI Kabupaten Tangerang juga turut menggelar aksi donor darah dan juga cek kesehatan gratis (CKG) dengan diikuti ratusan peserta.
"Langkah ini dilakukannya sebagai memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026 dengan tema 'One drop of humanity, giveblood and savelives' (Setetes darah untuk kemanusiaan dan Berikan darahmu, selamatkan jiwa)," kata dia.
