Pada kategori Open Marathon Putri, pelari Kenya Alemnesh Herpha Guta berhasil menjadi juara dengan waktu 2:36:54.
Posisi kedua diraih Meseret Dinke Meleka dari Ethiopia dengan catatan 2:37:50, sedangkan peringkat ketiga ditempati Eunice Nyawira Muchiri dari Kenya dengan waktu 2:39:17.
Di kategori Marathon Nasional Putra, Robi Syanturi tampil sebagai juara dengan waktu 2 jam 27 menit 58 detik. Ia berhasil mengungguli Nofeldi Petingko yang mencatatkan waktu 2:28:20 dan Sedilta Pilon Nubatonis dengan waktu 2:33:20.
Sementara itu, Isania Tarigan keluar sebagai juara Marathon Nasional Putri setelah membukukan waktu 3:08:47.
Posisi kedua diraih Cilpia Manalu dengan waktu 3:16:20, sedangkan Sharfina Sheila Rosada menempati peringkat ketiga dengan catatan waktu 3:27:29.
Cuaca Panas jadi Tantangan Pelari
Juara Open Marathon Putra Kennedy Njogu Muhia mengungkapkan bahwa cuaca panas dan tingkat kelembapan tinggi menjadi tantangan terbesar selama berlomba di Jakarta.
Meski demikian, persiapan yang dilakukan sejak awal tahun membantunya tampil maksimal hingga berhasil meraih gelar juara.
"Saya bangga bisa menjadi juara BTN Jakarta International Marathon 2026. Tantangan terbesar hari ini adalah cuaca yang panas dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Namun saya sudah mempersiapkan diri sejak Januari setelah mengikuti Hong Kong Marathon," ujarnya.
Sementara itu, juara Marathon Nasional Putra Robi Syanturi menyebut konsistensi latihan, istirahat, dan ibadah sebagai kunci keberhasilannya meraih kemenangan.
Ia mengaku sempat berhenti sekitar tiga menit pada kilometer ke-14 untuk melaksanakan salat Subuh sebelum kembali melanjutkan perlombaan hingga akhirnya finis di posisi pertama.
Kesuksesan BTN Jakarta International Marathon 2026 kembali menegaskan statusnya sebagai ajang lari terbesar di Indonesia. Partisipasi lebih dari 45.000 pelari, termasuk lebih dari 1.000 peserta internasional, menjadi bukti meningkatnya daya tarik Indonesia sebagai destinasi sport tourism.
Kolaborasi antara BTN, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Danantara Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu membawa BTN Jakim menuju level yang lebih tinggi sebagai event marathon berkelas dunia sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan industri olahraga nasional.
