Anak dan Istri Said Iqbal Siapa? Ini Profil Aktivis Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

Senin 08 Jun 2026, 16:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. (Foto: Poskota/Andi Adam F)

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. (Foto: Poskota/Andi Adam F)

Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan hidupnya. Ia menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 51 Jakarta pada tahun 1987 dan disebut lulus sebagai juara umum.

Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan Teknik Mesin di Universitas Indonesia melalui program politeknik. Ia kemudian meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Jayabaya.

Baca Juga: Siap Gelar Pencanangan HUT ke-499, Koridor Rasuna Said Jadi Ikon Baru Transformasi Jakarta Kota Global

Tak berhenti di sana, Said Iqbal juga melanjutkan studi hingga memperoleh gelar Magister Ekonomi dari Universitas Indonesia.

Perjalanan Said Iqbal sebagai aktivis buruh dimulai pada tahun 1992 ketika ia bekerja di sebuah perusahaan elektronika di Kabupaten Bekasi.

Setelah era Reformasi 1998 membuka kebebasan bagi pekerja untuk membentuk organisasi serikat secara mandiri, Said Iqbal bersama sejumlah tokoh buruh mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Nama Said Iqbal semakin dikenal luas setelah dipercaya memimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Di bawah kepemimpinannya, KSPI kerap menggelar berbagai aksi dan advokasi terkait kenaikan upah, perlindungan tenaga kerja, jaminan sosial, hingga kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Pada tahun 2012, ia menjabat sebagai Presiden KSPI dan kembali terpilih secara aklamasi untuk periode 2017–2022.

Selain aktif di dunia perburuhan, Said Iqbal juga mulai terlibat dalam dinamika politik nasional.

Pada Pemilihan Presiden 2019, ia secara terbuka memberikan dukungan kepada pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Saat itu, Said Iqbal dikenal sebagai salah satu tokoh yang cukup kritis terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo, khususnya terkait isu ketenagakerjaan.


Berita Terkait


News Update