Honor X7e Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.500mAh dan Fast Charging 80W di Harga Rp3 Jutaan

Jumat 05 Jun 2026, 22:40 WIB
Honor X7e resmi diperkenalkan di China dengan baterai silicon-carbon 7.500mAh, layar 120Hz, chipset Dimensity 7025 Ultra, serta dukungan fast charging 80W yang menjadi salah satu daya tarik utama di kelas menengah.

Honor X7e resmi diperkenalkan di China dengan baterai silicon-carbon 7.500mAh, layar 120Hz, chipset Dimensity 7025 Ultra, serta dukungan fast charging 80W yang menjadi salah satu daya tarik utama di kelas menengah.

Pada sektor fotografi, Honor X7e membawa kamera utama 50MP yang didampingi sensor depth 2MP. Untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan 8MP yang ditempatkan dalam desain punch-hole.

Perangkat ini menjalankan sistem operasi MagicOS berbasis Android terbaru. Honor juga menyematkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi mengoptimalkan konsumsi daya, manajemen aplikasi, serta kinerja perangkat secara keseluruhan.

Penggunaan AI pada smartphone kelas menengah kini menjadi tren yang semakin umum, terutama untuk meningkatkan efisiensi penggunaan tanpa harus mengandalkan spesifikasi hardware yang lebih mahal.

Tren Smartphone Baterai Besar Semakin Kuat

Kehadiran Honor X7e memperlihatkan perubahan tren di industri smartphone. Jika sebelumnya persaingan banyak berfokus pada kamera dan performa gaming, kini daya tahan baterai mulai menjadi salah satu faktor utama yang dicari konsumen.

Pasar negara berkembang, termasuk Asia Tenggara, menjadi wilayah yang potensial bagi perangkat berkapasitas baterai besar karena tingginya mobilitas pengguna serta kebutuhan perangkat yang dapat digunakan lebih lama dalam berbagai kondisi.

Tak hanya Honor, sejumlah merek seperti Xiaomi, realme, dan OPPO juga mulai menghadirkan perangkat dengan baterai di atas 6.000mAh melalui teknologi serupa.

Baca Juga: Dugaan Pembunuhan Wanita di Kosan Tanjung Priok Diselidiki Polisi

Honor Perkuat Kembali Posisi di Indonesia

Peluncuran Honor X7e juga terjadi di tengah upaya Honor membangun kembali eksistensinya di Indonesia. Setelah berpisah dari Huawei pada 2020, Honor memperoleh kembali akses penuh ke layanan Google Mobile Services (GMS), termasuk Android dan ekosistem aplikasi Google.

Honor sebenarnya bukan pemain baru di Indonesia. Brand ini pernah menghadirkan sejumlah perangkat populer seperti Honor 9 Lite dan Honor 10 Lite sebelum aktivitas bisnisnya meredup akibat dampak pembatasan bisnis terhadap Huawei.

Kini Honor kembali memperluas kehadirannya melalui smartphone, tablet, wearable, hingga laptop. Perusahaan juga mulai memperkuat jaringan layanan purna jual dan service center resmi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen di pasar yang semakin kompetitif.

Hingga saat ini, Honor belum mengumumkan jadwal peluncuran global Honor X7e maupun ketersediaannya untuk pasar Indonesia. Namun melihat tren smartphone baterai besar yang terus berkembang, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu opsi menarik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai tanpa harus mengeluarkan biaya besar.


Berita Terkait


News Update