Rifat Sungkar Siapkan Regenerasi Motorsport, El Mayka Jalani Program Khusus hingga 2031

Rabu 03 Jun 2026, 07:43 WIB
Rifat Sungkar menyiapkan El Mayka menjadi generasi ketiga keluarga Sungkar di dunia motorsport melalui program The Legend Continues (Sumber: Poskota/ Erwan Hartawan)

Rifat Sungkar menyiapkan El Mayka menjadi generasi ketiga keluarga Sungkar di dunia motorsport melalui program The Legend Continues (Sumber: Poskota/ Erwan Hartawan)

Selanjutnya, pada fase Transition di tahun 2027, El Mayka akan mulai mengikuti kompetisi junior tingkat pemula. Fokus utama tahap ini bukan meraih kemenangan, melainkan membangun pengalaman dan konsistensi dalam bertanding.

Memasuki fase Development pada 2028 hingga 2029, kemampuan teknik dan mental bertanding akan diasah lebih serius melalui kompetisi nasional junior.

Pada periode tersebut, El Mayka juga diarahkan untuk mulai membangun identitasnya sendiri sebagai seorang pembalap muda.

Kemudian pada fase Preparation tahun 2030, pembinaan akan berfokus pada persiapan menuju level profesional. Selain kemampuan mengemudi, aspek kepemimpinan dan relasi profesional dalam dunia balap juga menjadi perhatian utama.

Puncaknya berada di fase Continuation pada 2031. Di tahap ini, El Mayka diproyeksikan siap bersaing di level nasional maupun internasional sebagai pembalap independen yang membawa nilai-nilai keluarga Sungkar dengan caranya sendiri.

Baca Juga: 4 Pembalap Muda AHM Siap Tempur di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026

Meski berasal dari keluarga besar motorsport Indonesia, Rifat menegaskan dirinya tidak ingin El Mayka tumbuh di bawah bayang-bayang nama besar keluarga.

"El Mayka adalah generasi ketiga keluarga Sungkar di motorsport, tetapi saya tidak ingin dia hidup di bawah bayang-bayang siapa pun. Saya ingin dia tumbuh dengan caranya sendiri, menemukan passion-nya sendiri, dan suatu hari nanti berdiri di lintasan sebagai dirinya sendiri, bukan sekadar anak dari seorang Rifat Sungkar," lanjutnya.

Melalui program The Legend Continues, keluarga Sungkar berupaya menunjukkan bahwa warisan terbesar dalam dunia balap bukan hanya gelar juara atau koleksi trofi.

Lebih dari itu, warisan tersebut mencakup nilai kerja keras, disiplin, proses pembelajaran, serta keberanian untuk terus berkembang dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dengan dukungan teknologi modern dan pembinaan yang terstruktur, El Mayka Sungkar kini memulai perjalanan panjangnya untuk menjadi bagian dari masa depan motorsport Indonesia.


Berita Terkait


News Update