Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store maupun App Store.
Pengguna yang belum memiliki akun perlu melakukan registrasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, alamat email aktif, nomor telepon, serta mengunggah foto KTP dan swafoto untuk proses verifikasi.
Setelah akun aktif, pengguna dapat masuk ke aplikasi dan memilih menu "Cek Bansos" untuk melihat informasi bantuan yang terhubung dengan data kependudukan mereka.
Sementara itu, bagi masyarakat yang tidak ingin menginstal aplikasi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos. Pengguna cukup memasukkan wilayah domisili, nama lengkap sesuai KTP, serta kode verifikasi yang tersedia pada halaman pencarian data.
Baca Juga: Indonesia Coffee Expo 2026 Resmi Dibuka di Surabaya, Hadirkan 75 Brand Kopi
PKH dan BPNT Masih Menjadi Andalan Bansos Tahun 2026
Pada tahun 2026, pemerintah masih melanjutkan sejumlah program bantuan sosial untuk masyarakat rentan. Dua program yang paling banyak diterima masyarakat adalah PKH dan BPNT.
PKH diberikan kepada keluarga miskin dengan kategori tertentu seperti ibu hamil, anak usia sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas berat. Sementara BPNT atau Program Sembako tetap disalurkan dengan nilai Rp200.000 per bulan yang dicairkan secara berkala.
Selain kedua program tersebut, pemerintah juga melanjutkan Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan iuran BPJS Kesehatan melalui skema PBI Jaminan Kesehatan, serta bantuan pangan berupa beras 10 kilogram pada periode tertentu.
Di sisi lain, pemerintah terus melakukan pemutakhiran data penerima melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menyatakan bahwa pembaruan data dilakukan bersama Badan Pusat Statistik dan pemerintah daerah agar bantuan semakin tepat sasaran.
Karena proses pembaruan data masih berlangsung, perubahan data penerima maupun tampilan informasi pada aplikasi dinilai sebagai hal yang wajar.
Bagi masyarakat yang belum melihat nominal bantuan pada akun masing-masing, disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos. Seiring proses sinkronisasi yang terus berjalan, informasi pencairan diperkirakan akan diperbarui secara bertahap.
Dengan tampilan yang lebih informatif, aplikasi Cek Bansos kini menjadi salah satu sarana utama bagi masyarakat untuk memantau perkembangan penyaluran bantuan sosial tanpa harus menunggu informasi dari pihak lain.
