Samsung Galaxy Z Fold 8 Terancam? Simak Fitur iPhone Fold yang Diklaim Lebih Futuristik

Jumat 29 Mei 2026, 12:52 WIB
Bocoran mengenai iPhone Fold milik Apple diklaim akan membuat Samsung Galaxy Z Fold 8 terancam. (Sumber: X/@appltrack)

Bocoran mengenai iPhone Fold milik Apple diklaim akan membuat Samsung Galaxy Z Fold 8 terancam. (Sumber: X/@appltrack)

POSKOTA.CO.ID - Bocoran mengenai iPhone Fold milik Apple diklaim akan membuat Samsung Galaxy Z Fold 8 terancam.

Perusahaan asal Korea Selatan itu sendiri selalu konsisten menghadirkan inovasi melalui, termasuk seri Samsung Galaxy Z Fold yang diperkirakan akan muncul dalam waktu dekat.

Namun, kemunculan berbagai bocoran terkait iPhone Fold membuat banyak warganet mempertanyakan dominasi Samsung di pasar smartphone lipat.

Terlebih lagi, Apple dikenal memiliki strategi yang berbeda dibanding kompetitor Android.

Lantas, apakah iPhone Fold benar-benar mampu mengguncang dominasi Samsung Galaxy Z Fold 8? Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: iPhone 18 Pro Max Rilis Kapan di Indonesia? Ini Prediksi Jadwal dan Estimasi Harga Terbarunya

Bocoran iPhone Fold

Dikutip dari kanal YouTube Demon's Tech, Jumat, 29 Mei 2026, berikut adalah spesifikasi dan fitur iPhone Fold yang diklaim lebih futuristik dari Samsung Galaxy Z Fold 8.

1. Desain iPhone Fold

Informasi terbaru mengenai iPhone Fold muncul bukan dari render konsep biasa, melainkan melalui desain casing yang mulai beredar di kalangan produsen aksesori.

Dalam industri smartphone, kemunculan desain casing sering dianggap sebagai pertanda bahwa dimensi perangkat sudah mendekati tahap final produksi.

Sebab, produsen aksesori biasanya mulai menyiapkan desain mereka jauh sebelum perangkat resmi dirilis.

Hal inilah yang memicu spekulasi bahwa Apple kemungkinan sudah berada di tahap pengembangan yang cukup matang untuk foldable iPhone generasi pertamanya.

Menariknya, perangkat tersebut disebut tidak akan mengikuti desain umum foldable Android saat ini.

Jika kebanyakan ponsel lipat mengusung konsep layar tinggi dan ramping seperti buku, Apple justru dirumorkan memilih desain layar yang lebih lebar ketika dibuka.

Konsep tersebut membuat iPhone Fold disebut akan terasa seperti iPad mini yang dapat dilipat menjadi dua bagian.

2. Apple Disebut Pilih Form Factor yang Lebih Nyaman

Salah satu kritik terbesar terhadap smartphone lipat generasi sekarang adalah desainnya yang terlalu tinggi dan sempit ketika digunakan dalam mode tertutup.

Akibatnya, sebagian aplikasi terlihat kurang optimal, pengalaman mengetik terasa sempit, dan tampilan video sering memunculkan garis hitam cukup besar.

Apple tampaknya mencoba mencari solusi berbeda melalui desain baru yang lebih proporsional.

Dalam kondisi tertutup, iPhone Fold diperkirakan tetap terasa seperti iPhone biasa sehingga nyaman digunakan dengan satu tangan maupun dimasukkan ke saku.

Namun saat dibuka, pengguna akan mendapatkan area layar lebih luas yang cocok untuk aktivitas multitasking, menonton video, bermain game, membaca dokumen, hingga kebutuhan produktivitas lainnya.

Pendekatan tersebut dinilai lebih realistis untuk penggunaan sehari-hari dan bisa menjadi salah satu alasan mengapa perangkat ini disebut lebih futuristik dibanding foldable lain.

3. Kamera

Bocoran casing juga memperlihatkan bahwa iPhone Fold kemungkinan hanya membawa dua kamera belakang dengan modul yang lebih kecil dibanding iPhone Pro series saat ini.

Keputusan tersebut langsung memunculkan berbagai spekulasi. Foldable phone sendiri memiliki tantangan tersendiri dalam hal desain internal karena harus menyediakan ruang tambahan untuk mekanisme engsel dan layar fleksibel.

Karena itu, Apple diduga lebih fokus menciptakan perangkat yang ringan dan praktis dibanding memaksakan spesifikasi kamera berlebihan.

Meski begitu, kualitas fotografi iPhone Fold diyakini tetap akan kompetitif karena Apple selama ini dikenal unggul dalam optimalisasi software kamera dan pemrosesan gambar.

4. Face ID Dikabarkan Hilang

Salah satu bocoran yang paling mengejutkan adalah kemungkinan absennya Face ID pada perangkat ini.

Teknologi pemindai wajah yang selama bertahun-tahun menjadi identitas utama iPhone premium disebut harus dikorbankan karena keterbatasan ruang internal perangkat lipat.

Sebagai gantinya, Apple dirumorkan akan menggunakan Touch ID yang ditempatkan pada tombol power samping.

Bagi sebagian pengguna lama iPhone, langkah tersebut justru memunculkan rasa nostalgia karena Touch ID pernah menjadi fitur favorit sebelum era Face ID dimulai.

Selain lebih hemat ruang, Touch ID juga dianggap lebih praktis pada perangkat lipat karena dapat digunakan baik saat perangkat dibuka maupun ditutup.

Baca Juga: iPhone 18 Pro Max Rilis Kapan di Indonesia? Ini Prediksi Jadwal dan Estimasi Harga Terbarunya

5. Dua Tombol Tambahan Picu Spekulasi

Detail lain yang cukup menarik perhatian adalah keberadaan dua tombol tambahan di bagian atas perangkat.

Saat iPhone Fold dibuka, posisi tombol tersebut dikabarkan akan sejajar dengan jari pengguna.

Belum ada informasi resmi mengenai fungsi tombol misterius tersebut, tetapi banyak pihak menduga Apple sedang mengembangkan fitur baru untuk gaming, kontrol kamera, shortcut multitasking, hingga fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Spekulasi tersebut semakin menguat mengingat Apple belakangan disebut tengah fokus mengembangkan integrasi AI untuk berbagai produk masa depannya.

6. Apple Ingin Hadirkan Layar Foldable Tanpa Gangguan

Salah satu tujuan terbesar Apple dalam proyek foldable ini diyakini adalah menghadirkan pengalaman layar yang benar-benar seamless.

Beberapa render bahkan memperlihatkan layar bagian dalam tanpa punch-hole kamera sama sekali.

Meski demikian, sejumlah laporan menyebut Apple kemungkinan belum berhasil menyempurnakan teknologi under-display camera tepat waktu untuk produksi massal.

Karena itu, versi final perangkat masih diperkirakan memakai kamera punch-hole seperti smartphone foldable lainnya.

Namun, fakta bahwa Apple mencoba mengembangkan teknologi tersebut menunjukkan ambisi besar perusahaan untuk menciptakan perangkat lipat dengan tampilan yang lebih bersih dan modern.

7. Lipatan Layar Jadi Penentu Utama

Di balik semua inovasi tersebut, satu faktor yang dianggap paling menentukan keberhasilan iPhone Fold adalah crease atau garis lipatan layar.

Hingga saat ini, banyak pengguna masih menganggap garis lipatan sebagai kelemahan utama smartphone foldable.

Meski teknologi layar fleksibel terus berkembang, lipatan di bagian tengah layar sering kali masih terlihat ketika perangkat digunakan.

Rumor yang beredar selama beberapa tahun terakhir menyebut Apple sengaja menunda masuk ke pasar foldable karena belum puas dengan kualitas crease yang tersedia.

Karena itu, apabila Apple benar-benar meluncurkan iPhone Fold dalam waktu dekat, banyak pihak percaya perusahaan tersebut sudah menemukan solusi yang cukup memuaskan untuk mengurangi garis lipatan tersebut.

Jika berhasil, hal itu bisa menjadi senjata utama Apple untuk bersaing langsung dengan Samsung dan produsen foldable lainnya.

Dengan berbagai bocoran fitur futuristik yang mulai terungkap, persaingan antara iPhone Fold dan Samsung Galaxy Z Fold 8 tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.


Berita Terkait


News Update