Aion UT dipasarkan dalam dua pilihan varian, yakni Standard dan Premium.
Varian Standard menggunakan baterai 44,12 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.
Sementara itu, varian Premium dibekali baterai 60 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer.
Kedua varian menggunakan motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 210 Nm yang dirancang memberikan akselerasi responsif namun tetap nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Untuk menunjang kenyamanan pengguna, varian Premium telah mendukung teknologi fast charging hingga 87 kW sehingga pengisian daya dapat dilakukan lebih cepat.
Sistem pengisian dayanya juga telah memperoleh sertifikasi internasional seperti CCTA Global Charging Compatibility Proficiency Test dan TUV SUD New Energy Vehicle Charging Compatibility Function Certification.
Baca Juga: GAC Indonesia Panen 2.095 SPK di IIMS 2026, AION UT jadi Primadona
Dari sisi keselamatan, Aion UT menggunakan struktur bodi dengan 71 persen high-strength steel yang diperkuat one-piece hot-formed double door ring dan Dragon-Bone Embraced Body Structure.
Berbagai fitur keselamatan aktif juga tersedia, seperti AEB, FCW, LDW, BSD, hingga DOW.
Selain itu, platform listrik AEP dan X-Soul Architecture memungkinkan hadirnya fitur modern seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, panoramic roof, ventilated seat, wireless charging, hingga semi-autonomous driving pada varian Premium.
Saat ini, AION UT dipasarkan dengan harga mulai Rp325 juta untuk varian Standard dan Rp375 juta untuk varian Premium berstatus OTR Jakarta.
