Kopi Pagi: Mitigasi Krisis

Senin 25 Mei 2026, 06:25 WIB
Kopi Pagi edisi Senin, 25 Mei 2026. (Sumber: Poskota)
Kopi Pagi edisi Senin, 25 Mei 2026. (Sumber: Poskota)

Dengan begitu mitigasi bencana dapat dilakukan tepat sasaran, bukan asal-asalan, terlebih pembiaran.

Mitigasi semacam ini dapat diselaraskan dalam memitigasi potensi krisis ekonomi dunia yang berimbas kepada kehidupan kita.

Yang dibutuhkan adalah membangkitan semangat "sense of crisis" terhadap suasana yang sedang mendera kehidupan masyarakat kita melalui keteladanan para elite dan pejabat publik, seperti dikatakan Harmoko dalam kolom “Kopi Pagi” di media ini.

Ini menyoal dua hal utama. Pertama, kepekaan untuk mendengar apa yang sebenarnya menjadi keresahan dan permasalahan publik. Kedua, kewaspadaan dalam mempersiapkan pilihan strategi terbaik yang akan dijadikan sebagai solusi atas persoalan krisis yang dihadapi.

Ini perlu ditunjang dengan kepandaian membaca keadaan, kemampuan segera merespons situasi yang akan, sedang dan telah terjadi. Tentu merespons dengan aksi nyata mulai dari pikiran, ucapan dan perbuatan.

Dengan begitu diharapkan dapat menentukan waktu yang tepat kapan harus bersikap, apa yang harus disikapi. Kapan harus berpikir, berbicara dan kapan pula harus diam, tetapi bukan pembiaran, terlebih menutupi keadaan.

Dengan pandai membaca keadaan, dapat menentukan waktu yang tepat kapan harus bergerak dan bertindak memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat.

Mari kita mitigasi krisis, setidaknya yang bakal terjadi di lingkungan kita sendiri, di tengah situasi yang sedang tidak baik-baik saja. (Azisoko)


Berita Terkait


undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Taat Kontrol Diri

undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Lebaran Politik

undefined
Kopi Pagi

Kopi Pagi: Peduli Nelayan

News Update