“Belajar sejarah agar kita tidak tercerabut dari jati dirinya sebagai bangsa Indonesia, tetapi kian memperkuat jati diri. Generasi boleh berganti, tetapi jati diri bangsa, tidak,” kata mas Bro.
“Estafet kepemimpinan nasional setiap periode lima tahun bisa berganti, kebijakan boleh mengikuti, tetapi tujuan utama membangun negeri tidak boleh berganti,” urai Heri.
“Memajukan kesejahteraan umum, kemakmuran rakyat, keadilan sosial serta mencerdaskan kehidupan bangsa sudah terukir jelas dalam konstitusi negara kita, UUD 1945 yang berfalsafah Pancasila ,” ujar mas Bro.
“Menciptakan kesejahteraan rakyat, jangan dimanipulir menjadi kesejahteraan pejabat dan kerabat. Keadilan bagi sementara orang , jangan dikemas seolah keadilan bagi semua orang,” kata mas Bro.
