Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa

Jumat 22 Mei 2026, 08:13 WIB
Telkom menyelenggarakan Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 di Telkom Landmark Tower, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2026. (Sumber: Dok. Telkom)

Telkom menyelenggarakan Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 di Telkom Landmark Tower, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2026. (Sumber: Dok. Telkom)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menggelar Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026 bertajuk “The Rise of Indonesia Tech Sovereignty” di Telkom Landmark Tower, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Mei 2026.

Forum ini menjadi ruang kolaborasi strategis lintas sektor untuk memperkuat arah kedaulatan teknologi Indonesia melalui tiga pilar utama, yakni Cloud Sovereignty, AI Sovereignty, dan Cybersecurity Sovereignty, guna mendorong pengembangan ekosistem digital nasional yang lebih mandiri, aman, dan berdaya saing.

Seiring meningkatnya adopsi teknologi digital, isu sovereignty semakin menjadi perhatian di banyak negara. Ketergantungan terhadap infrastruktur, platform, dan teknologi global dinilai tidak lagi hanya berkaitan dengan aspek teknologi, tetapi juga menyangkut ketahanan ekonomi, keamanan data, hingga kepentingan strategis nasional.

Kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya penguatan sovereign digital ecosystem untuk memastikan data, infrastruktur, kapabilitas AI, serta keamanan digital nasional tetap berada dalam kepentingan, hukum, dan kendali negara.

Baca Juga: TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025

Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom berharap dapat mendorong lahirnya kolaborasi dan gerakan bersama menuju kedaulatan teknologi Indonesia, sekaligus memperkuat fondasi digital nasional yang mampu menciptakan nilai ekonomi, peluang inovasi, dan daya saing yang berkelanjutan di tingkat regional maupun global.

“Transformasi digital nasional tidak hanya berbicara mengenai percepatan adopsi teknologi, tetapi juga bagaimana Indonesia memiliki kapasitas, ketahanan, dan kendali terhadap infrastruktur serta ekosistem digitalnya sendiri. Kolaborasi lintas sektor menjadi sangat penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi global, tetapi juga mampu membangun kapabilitas digital nasional yang kuat dan berkelanjutan,” kata Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Edwin Hidayat Abdullah.

Sementara itu, Deputi IV Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN, Slamet Aji Pamungkas menekankan pentingnya penguatan kendali nasional terhadap data dan sistem digital strategis.

“Data strategis nasional perlu dikelola dan berada dalam yurisdiksi Indonesia agar operasional, ownership, dan aspek pengamanannya dapat dikendalikan secara optimal. Termasuk di dalamnya penguasaan terhadap sistem enkripsi sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan data nasional, dengan tetap terbuka terhadap perkembangan teknologi global,” ujarnya.

Baca Juga: Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji mengatakan, momentum transformasi digital Indonesia harus menjadi titik balik untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem teknologi global.


Berita Terkait


News Update