Saat ini, sembilan WNI tersebut masih berada di Turki untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan dan visum guna mendokumentasikan dugaan tindak kekerasan yang mereka alami.
Selain itu, para korban juga dijadwalkan memberikan kesaksian resmi terkait kronologi penahanan sebelum nantinya dipulangkan ke Indonesia.
Pihak Kementerian Luar Negeri RI bersama KJRI Istanbul disebut terus melakukan pendampingan terhadap seluruh WNI guna memastikan kondisi kesehatan dan keamanan mereka tetap terjaga.
