Gerakan Pilah Sampah, Warga RW 03 Kayu Manis Terima Fasilitas Pengelolaan Sampah

Minggu 10 Mei 2026, 17:40 WIB
Kegiatan pemberian sarana prasarana pengelolaan sampah di RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur oleh DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Minggu, 10 Mei 2026. (Sumber: Istimewa)

Kegiatan pemberian sarana prasarana pengelolaan sampah di RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur oleh DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Minggu, 10 Mei 2026. (Sumber: Istimewa)

MATRAMAN, POSKOTA.CO.ID - Partai Golkar DKI Jakarta mendukung penuh program Gerakan Pilah Sampah yang dicanangkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial berupa pemberian sarana dan prasarana pengelolaan sampah kepada warga RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Ketua Harian DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Judistira Hermawan, mengatakan persoalan pengelolaan sampah di Jakarta saat ini menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Menurut dia, insiden longsor sampah di kawasan TPST Bantar Gebang yang menimbulkan korban jiwa harus menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk membenahi tata kelola sampah di ibu kota.

“Peristiwa di Bantar Gebang yang menyebabkan korban jiwa itu menjadi alarm bagi kita semua bahwa tata kelola pengelolaan sampah di Jakarta harus dibenahi,” ujar Judistira kepada wartawan, Minggu, 10 Mei 2026.

Baca Juga: Soroti Insiden Longsor Bantargebang, PSI Dorong Perbaikan Sistem Pengelolaan Sampah Jakarta

Pengelolaan Sampah Harus Libatkan Masyarakat

Judistira menilai pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menyelesaikan persoalan sampah di Jakarta.

Ia menekankan bahwa langkah awal yang harus dilakukan adalah membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Ini gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk mulai memilah sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, DPD Partai Golkar DKI Jakarta memberikan fasilitas pemilahan sampah kepada warga Kelurahan Kayu Manis.

Baca Juga: DPD RI Soroti Ketergantungan Jakarta pada TPST Bantar Gebang, Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi

Bantuan yang diberikan berupa drop box berkapasitas 50 liter yang dikhususkan untuk menampung sampah organik.

Dorong Pengelolaan Sampah Modern di Jakarta

Judistira berharap ke depan sampah di Jakarta tidak lagi seluruhnya dikirim ke TPST Bantar Gebang. Ia menilai pengelolaan sampah perlu dilakukan langsung di wilayah Jakarta dengan dukungan teknologi modern.

Menurut dia, pemerintah pusat dan pemerintah daerah saat ini tengah menyiapkan teknologi waste to energy di tiga titik untuk mengolah sampah menjadi energi listrik.

“Ada teknologi waste to energy yang rencananya dibangun pemerintah pusat dan pemerintah daerah di tiga titik. Nantinya pengolahan sampah itu bisa menghasilkan energi listrik,” jelasnya.

Baca Juga: Longsor TPST Bantar Gebang Tewaskan Empat Orang, Menteri LH Sebut Alarm Keras Pengelolaan Sampah Jakarta

Selain sektor rumah tangga, pihaknya juga menyoroti pengelolaan sampah di pasar hingga pusat perbelanjaan.

Melalui Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Fraksi Golkar akan mendorong agar sektor pasar dan pusat perbelanjaan mampu mandiri dalam mengelola sampahnya.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pemilahan sampah, Judistira menyebut Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta telah mengidentifikasi empat poin penting, salah satunya keterlibatan masyarakat dan pegiat lingkungan.

“Kami sudah rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup dan seluruh perwakilan wali kota. Minggu depan juga akan bertemu stakeholder lingkungan dan pegiat lingkungan untuk mendapatkan masukan,” tuturnya.

Ia berharap bantuan sarana pengelolaan sampah yang diberikan kepada warga RW 03 Kelurahan Kayu Manis dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam membangun budaya memilah sampah sejak dari rumah.

Judistira juga menegaskan Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta akan mendorong Dinas Lingkungan Hidup agar seluruh RW hingga RT di Jakarta memiliki fasilitas tong sampah terpilah.

“Kami ingin ketika masyarakat sudah mau memilah sampah dari rumah, mereka tahu ke mana sampah itu harus diletakkan,” kata Judistira.


Berita Terkait


News Update