Kebakaran Melalap Rumah Pegawai BPK di Jagakarsa, Satu Orang Tewas

Jumat 08 Mei 2026, 14:32 WIB
Ilustrasi kebakaran rumah.(Sumber: freepik)

Ilustrasi kebakaran rumah.(Sumber: freepik)

JAGAKARSA, POSKOTA.CO.ID  - Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di kawasan Jalan TB Simatupang No 3, RT 03/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Mei 2026 pagi.

Insiden tersebut menewaskan seorang pria bernama Haerul Saleh, 49 tahun yang diketahui merupakan anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK).

"Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 07.53 WIB, petugas langsung menuju lokasi dengan pengerahan awal empat unit mobil pemadam dan 16 personel," ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Asril Rizal saat dikonfirmasi Pos Kota, Jumat, 8 Mei 2026.

Menurut Asril, diduga titik api pertama kali muncul di lantai tiga rumah tinggal tersebut. Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi sempat mengundang perhatian warga sekitar.

Baca Juga: Kebakaran Apartemen di Jakbar, DPRD Jakarta Segera Evaluasi Pengelola

Ketua RT setempat kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan setelah melihat asap keluar dari bagian atas rumah.

"Petugas berhasil mengendalikan api pada pukul 08.15 WIB sehingga kobaran tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi," kata Asril.

Dalam proses penanganan kebakaran itu, sebanyak 12 unit mobil pemadam dan 48 personel dikerahkan. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga operasi dinyatakan selesai sekitar pukul 08.46 WIB.

"Kemudian jenazah dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut," ucap Asril.

Baca Juga: Cerita Penghuni Apartemen Mediterania Saat Kebakaran Terjadi: Asap Tebal Mengepung

Rumah yang terbakar diketahui memiliki luas sekitar 5x10 meter persegi dan dihuni satu keluarga dengan total tujuh orang.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran tersebut. Termasuk menyelidiki pasti penyebab kebakaran tersebut.

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, tapi dugaan awal mengarah pada sisa bahan tiner bekas renovasi rumah yang mudah terbakar," kata Asril.


Berita Terkait


News Update