HP Baterai Jumbo Makin Diminati pada 2026, Produsen Berlomba Hadirkan Kapasitas 7.000 mAh ke Atas

Jumat 08 Mei 2026, 10:19 WIB
Deretan smartphone baterai jumbo terbaru 2026 mulai hadir di Indonesia dengan kapasitas hingga 8.500 mAh dan dukungan fast charging berdaya tinggi. (Sumber: Pinterest)

Deretan smartphone baterai jumbo terbaru 2026 mulai hadir di Indonesia dengan kapasitas hingga 8.500 mAh dan dukungan fast charging berdaya tinggi. (Sumber: Pinterest)

Sementara itu, Realme 16 Series juga ikut meramaikan pasar melalui tiga model berbeda, yakni Realme 16, Realme 16 Pro, dan Realme 16 Pro Plus. Ketiganya sama-sama mengusung baterai 7.000 mAh.

Realme menyebut seri tersebut mampu digunakan streaming video lebih dari 20 jam dan bermain game selama lebih dari 10 jam dalam satu kali pengisian daya.

Motorola dan Poco Hadir dengan Kapasitas Lebih Besar

Persaingan semakin menarik ketika Motorola Edge 70 Fusion meluncur di Indonesia pada April 2026. Menariknya, versi Indonesia mendapatkan baterai lebih besar dibanding model global.

Jika varian global hanya membawa baterai 5.200 mAh, versi Indonesia hadir dengan kapasitas 7.000 mAh. Motorola mengklaim perangkat sanggup bertahan hingga sekitar 50 jam pemakaian normal.

Di sisi lain, Poco X8 Pro Max menjadi perangkat dengan kapasitas terbesar dalam daftar ini. Smartphone tersebut dibekali baterai silikon-karbon 8.500 mAh, lebih tinggi dibanding rata-rata ponsel flagship saat ini.

Poco mengklaim perangkat mampu bertahan hingga dua hari penggunaan normal. Untuk kebutuhan gaming, smartphone disebut dapat digunakan lebih dari 15 jam, sedangkan video call mencapai lebih dari 16 jam.

Teknologi fast charging 100 watt juga menjadi nilai jual utama. Poco menyebut baterai dapat terisi hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 24 menit.

Baca Juga: Perpres Baru Ojol Terbit, Ini Respons inDrive Indonesia

Baterai Besar Kini Jadi Prioritas Konsumen

Meningkatnya tren smartphone baterai jumbo menunjukkan perubahan preferensi konsumen. Banyak pengguna kini lebih memprioritaskan daya tahan perangkat dibanding desain tipis.

Teknologi baterai silikon-karbon juga mulai menjadi perhatian karena memungkinkan kapasitas lebih besar tanpa membuat bodi ponsel terlalu tebal.

Selain itu, hadirnya fast charging berdaya tinggi membuat kapasitas besar tidak lagi identik dengan waktu pengisian yang lama.

Meski demikian, pengamat teknologi menilai kapasitas baterai tetap bukan satu-satunya faktor penentu saat memilih smartphone. Performa chipset, kualitas kamera, layar, hingga dukungan pembaruan software masih menjadi pertimbangan penting.


Berita Terkait


News Update