Fakta Thoriqoh yang Dipakai Kyai Ashari untuk Yakinkan Santriwati

Jumat 08 Mei 2026, 19:36 WIB
Ilustrasi. Pelecehan Seksual.

Ilustrasi. Pelecehan Seksual.

Dalam penjelasan ulama KH Muhammad Sholeh bin Umar atau KH Sholeh Darat melalui kitab Minhajul Atqiya’ Syarhi Ma’rifatil Adzkiya’ ila Thariqatil Auliya’, Thoriqoh dimaknai sebagai kesungguhan dalam menjalankan ibadah.

Ajaran tersebut menekankan pentingnya melaksanakan seluruh perintah agama secara lahir maupun batin, sekaligus menjauhi segala bentuk larangan Allah SWT.

Secara teknis, Thoriqoh juga dipahami sebagai proses riyadlah atau latihan spiritual dengan memperbanyak ibadah, menjaga diri dari perbuatan haram, serta meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.

Praktik Pelecehan Tidak Ada Kaitannya dengan Ajaran Thoriqoh

Penjelasan mengenai Thoriqoh menunjukkan bahwa ajaran tarekat dalam Islam tidak berkaitan dengan tindakan pelecehan maupun praktik menyimpang terhadap santriwati.

Karena itu, publik menilai istilah Thoriqoh diduga hanya dijadikan alibi oleh oknum tertentu untuk memanipulasi korban demi memenuhi kepentingan pribadi.

Kasus yang menimpa para santriwati di Pati kini masih menjadi perhatian masyarakat dan memunculkan desakan agar proses hukum dilakukan secara transparan serta memberikan perlindungan kepada para korban.


Berita Terkait


News Update