Oleh: Joko Lestari
POSKOTA.CO.ID - Pendidikan sebagai pondasi utama dalam mempersiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu dikatakan Ketua MPR RI, Ahmad Muzani saat membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Sumatera Selatan di Palembang, Sabtu, 2 Mei 2026.
Acara tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional sebagai bentuk semangat kita mempersiapkan masa depan Indonesia melalui jalur pendidikan.
Menurut Muzani, yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, mengatakan, para pendiri bangsa telah berkomitmen meningkatkan kecerdasan dan kualitas hidup masyarakat melalui Pendidikan sejak kemerdekaan. Kemajuan saat ini, tidak terlepas dari proses pendidikan yang berkelanjutan.
“Setuju, negara kita seperti sekarang ini karena ada para pendahulu bangsa. Tanpa pendahulu, kita tidak pernah ada seperti sekarang,” ujar bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Simbol Perjuangan Buruh
“Tak ubahnya kita ada karena ada orang tua kita, kakek nenek, buyut kita. Tanpa mereka, kita tidak pernah ada,” tambah Yudi.
“Itulah mengapa dalam setiap peringatan, kita perlu melakukan penghormatan kepada para pendiri negeri ini. Dalam konteks Hari Pendidikan Nasional, berarti kita memberi penghargaan kepada Ki Hajar Dewantoro atas perjuangannya memajukan dunia pendidikan hingga seperti sekarang,” urai mas Bro.
“Tak kalah pentingnya memaknai semboyan: Ing Ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani – di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan,” kata Heri.
“Tak hanya memaknai, tapi mengamalkan ajaran adiluhung tersebut, utamanya bagi para elite politik dan pemimpin bangsa ini,” ujar Yudi.
Baca Juga: Obrolan Warteg: Jabodetabekpunjur Prospek Masa Depan
