Mobil BBM Masih Mendominasi Lelang, Toyota Avanza hingga Daihatsu Gran Max Paling Diburu

Minggu 03 Mei 2026, 21:00 WIB
Data dari JBA Indonesia menunjukkan lelang kendaraan masih dominasi jenis konvensional, meskipun minat terhadap kendaraan listrik mulai terlihat (Sumber: JBA Indonesia)

Data dari JBA Indonesia menunjukkan lelang kendaraan masih dominasi jenis konvensional, meskipun minat terhadap kendaraan listrik mulai terlihat (Sumber: JBA Indonesia)

POSKOTA.CO.ID - Kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) masih menjadi pilihan utama di pasar lelang kendaraan hingga kuartal pertama 2026. Data dari JBA Indonesia menunjukkan dominasi kendaraan konvensional, meskipun minat terhadap kendaraan listrik mulai terlihat.

Sepanjang periode tersebut, JBA Indonesia telah melelang lebih dari 40.000 unit mobil bekas serta sekitar 30.000 unit sepeda motor bekas.

Efisiensi Jadi Faktor Penentu

Di tengah dinamika sektor energi, pertimbangan efisiensi bahan bakar serta biaya operasional masih menjadi alasan utama konsumen dalam memilih kendaraan.

Marketing & Sales Division Head JBA Indonesia, Johan Wijaya, mengungkapkan bahwa kendaraan dengan konsumsi BBM irit dan perawatan mudah masih mendominasi pilihan.

"Kendaraan kategori LCGC dan MPV seperti Toyota Avanza, Calya, dan Agya masih cukup diminati karena efisien dalam konsumsi BBM serta mudah dalam perawatan. Sementara untuk kebutuhan usaha, kendaraan niaga seperti Daihatsu Gran Max, Mitsubishi Triton, hingga truk juga banyak dicari. Pada roda dua, motor matic seperti Honda Beat, Scoopy, dan Vario tetap menjadi pilihan utama karena praktis digunakan sehari-hari," jelas Johan Wijaya.

Preferensi Berbeda di Tiap Wilayah

Tren lelang kendaraan juga menunjukkan variasi preferensi di berbagai daerah, dipengaruhi oleh kebutuhan mobilitas dan aktivitas ekonomi setempat.

Baca Juga: Transparansi dan Harga Kompetitif Jadi Daya Tarik Lelang Kendaraan di JBA Indonesia

Di Pulau Jawa, kendaraan penumpang seperti Toyota Avanza, Toyota Calya, dan Daihatsu Sigra menjadi pilihan utama, sejalan dengan kebutuhan mobilitas harian yang tinggi.

Sementara itu di Sumatera, permintaan cenderung terbagi antara kendaraan penumpang dan niaga. Model seperti Mitsubishi Triton dan Suzuki Carry cukup diminati untuk menunjang sektor distribusi dan perkebunan.

Berbeda lagi dengan Kalimantan, di mana kendaraan operasional seperti Daihatsu Gran Max dan Mitsubishi Canter lebih dominan, mencerminkan kebutuhan industri dan logistik.

Di wilayah Sulawesi, pola permintaan relatif seimbang antara kendaraan penumpang dan kendaraan niaga, menyesuaikan dengan kebutuhan mobilitas serta aktivitas usaha.

Kendaraan Listrik Mulai Masuk Radar


Berita Terkait


News Update