Selain organisasi keagamaan, Arifatul ikut terlibat dalam berbagai gerakan sosial, termasuk Gerakan Nasional Anti Korupsi yang melibatkan unsur NU dan Muhammadiyah.
Tak hanya berkecimpung di organisasi, Arifatul juga memiliki pengalaman profesional di bidang media dan seni budaya.
Ia pernah menjadi produser sejumlah program televisi nasional, seperti Syair Dzikir di TPI dan Hikmah Pagi di TVRI.
Arifatul juga tercatat pernah menjadi Show Manager dalam konser kebangsaan yang mempertemukan Ki Ageng Ganjur dengan musisi internasional, seperti Tony Blackman dari Amerika Serikat dan Mary McBride.
Selain itu, ia pernah memimpin tim seni budaya Indonesia dalam berbagai tur internasional ke sejumlah negara, antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, dan Belanda.
Dalam bidang politik, Arifatul memiliki pengalaman cukup signifikan. Ia dikenal sebagai tokoh Muslimat Nahdlatul Ulama dan aktif di berbagai jaringan sosial-politik nasional.
Pada Pemilihan Presiden 2024, Arifatul tercatat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN).
Setelah pasangan Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres, Arifatul kemudian dipercaya masuk dalam Kabinet Merah Putih.
Kemudian, Presiden Prabowo melantik dirinya sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Istana Negara, Jakarta.
