Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah beralih menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, pemerintah berharap program ini dapat menarik minat pengguna kendaraan pribadi untuk mencoba layanan transportasi massal.
"Beralih ke transportasi publik membantu mengurangi kemacetan dan polusi udara. Selain itu, lebih hemat biaya, waktu, dan tenaga, serta mendorong gaya hidup sehat," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kamis 23 April 2026.
Peringatan Hari Angkutan Nasional dan Momentum Penting Lainnya
Tanggal 24 April diperingati sebagai Hari Angkutan Nasional di Indonesia, yang menekankan pentingnya peran transportasi dalam kehidupan masyarakat. Sejarah transportasi darat di Indonesia salah satunya ditandai dengan berdirinya DAMRI pada tahun 1943, yang menjadi tonggak awal perkembangan layanan angkutan umum.
Transformasi transportasi terus berlanjut hingga saat ini dengan hadirnya berbagai moda modern yang semakin meningkatkan kualitas layanan. Momentum ini juga menjadi pengingat pentingnya sistem transportasi yang efisien dan ramah lingkungan.
Selain Hari Angkutan Nasional, tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Solidaritas Asia-Afrika. Secara global, 24 April turut menandai Hari Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian Sedunia serta Hari Kesehatan Wanita Sedunia.
Melalui peringatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan transportasi publik semakin meningkat, seiring upaya Jakarta untuk terus bertransformasi menjadi kota dengan sistem transportasi kelas dunia yang inklusif.
