Hari Transportasi Nasional 24 April 2026: Naik Transjakarta, MRT, dan LRT Cuma Rp1

Jumat 24 Apr 2026, 15:03 WIB
Tarif Rp1 untuk transportasi umum Jakarta resmi berlaku 24 April 2026. (Sumber: Transjakarta)

Tarif Rp1 untuk transportasi umum Jakarta resmi berlaku 24 April 2026. (Sumber: Transjakarta)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemprov DKI Jakarta menghadirkan kebijakan spesial dalam rangka memperingati Hari Angkutan Nasional 2026 yang jatuh pada Jumat, 24 April 2026.

Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati layanan gratis transportasi publik di Jakarta atau hanya dengan tarif hanya Rp1 sepanjang hari.

Kebijakan tersebut langsung diterapkan sejak pukul 00.00 WIB dan berlaku hingga pukul 23.59 WIB di seluruh wilayah operasional Jabodetabek. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang di berbagai titik transportasi umum.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong penggunaan angkutan massal sekaligus mengurangi kemacetan dan polusi udara di ibu kota.

Baca Juga: Mobil Terperosok ke Septic Tank di Tapos Depok, Damkar Evakuasi Tanpa Korban

Tarif Rp1 Berlaku untuk Berbagai Moda Transportasi

Seluruh layanan Transjakarta, baik bus koridor maupun non-koridor, telah menerapkan tarif Rp1 sejak dini hari. Tidak hanya itu, moda transportasi modern seperti MRT Jakarta dan LRT Jakarta juga ikut dalam program tarif khusus ini.

Meskipun tarif yang dikenakan sangat murah, penumpang tetap diwajibkan melakukan proses tap-in dan tap-out menggunakan kartu uang elektronik. Hal ini penting agar sistem pencatatan perjalanan tetap berjalan normal. Selain itu, pengguna juga harus memastikan saldo kartu mencukupi agar dapat terbaca oleh sistem gerbang otomatis.

Sementara itu, layanan mikrotrans atau angkot JakLingko tetap beroperasi dengan tarif Rp0 seperti skema yang telah berlaku sebelumnya.

Baca Juga: 26 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Gratis di Kejari Jakbar

Antrean Ramai, Operasional Tetap Tertib

Sejak pagi hari, sejumlah halte dan stasiun dipadati penumpang yang ingin memanfaatkan tarif murah ini. Meski terjadi peningkatan jumlah pengguna, kondisi di lapangan tetap terkendali.

Petugas tambahan disiagakan untuk membantu kelancaran arus penumpang, termasuk mengantisipasi kendala teknis saat transaksi. Sosialisasi yang telah dilakukan beberapa hari sebelumnya juga membantu masyarakat memahami mekanisme penggunaan tarif Rp1 ini.

Upaya Dorong Peralihan ke Transportasi Publik


Berita Terkait


News Update