Sosok Dikidoy Sebenarnya Siapa? Ini Rekam Jejak Mahasiswa yang Live Sidang Internal Kasus Pelecehan FH UI

Rabu 15 Apr 2026, 15:26 WIB
Tangkapan layar akun TikTok Dikidoy yang turut sorotan di tengah ramainya kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). (Sumber: TikTok/@dikidoy)

Tangkapan layar akun TikTok Dikidoy yang turut sorotan di tengah ramainya kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). (Sumber: TikTok/@dikidoy)

POSKOTA.CO.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual secara verbal yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) terus menjadi perhatian publik.

Di tengah proses penanganan yang dilakukan pihak kampus, muncul satu nama yang mendadak viral dan menjadi sorotan luas di media sosial, yakni Dikidoy.

Sosok ini mencuri perhatian bukan sebagai pihak yang terlibat langsung dalam percakapan kontroversial, melainkan karena aksinya menyiarkan secara langsung jalannya sidang internal kampus yang seharusnya bersifat tertutup.

Kasus ini sendiri bermula dari unggahan X @sampahfhui, pada 11 April 2026 yang memperlihatkan tangkapan layar percakapan grup mahasiswa FH UI.

Dalam unggahan tersebut, publik diperlihatkan isi percakapan yang dinilai tidak pantas dan melanggar norma.

Isi percakapan itu sendiri menuai kecaman karena berisi candaan vulgar, komentar bernuansa seksual, hingga objektifikasi terhadap perempuan.

Dari percakapan yang beredar, diketahui ada sekitar 16 mahasiswa yang terlibat dalam grup tersebut.

Menanggapi polemik yang berkembang, pihak Fakultas Hukum UI segera mengambil langkah dengan menggelar sidang audit pada 13 April 2026 sebagai bagian dari proses penanganan kasus.

Sidang tersebut berlangsung cukup lama, sekitar 10 jam, mulai dari sore hingga dini hari.

Baca Juga: Kasus Pelecehan Seksual FH UI Viral, Ini Kronologi dan 16 Nama Mahasiswa Terduga Pelaku

Proses panjang ini menunjukkan keseriusan pihak kampus dalam menangani kasus yang telah menjadi perhatian publik tersebut.


Berita Terkait


News Update