“Misalnya dari Kemayoran ke SMA 1 itu belum tersambung penuh, sehingga warga masih harus berganti moda transportasi. Kalau JakLingko diperbanyak, tentu akan lebih mudah dan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, Wa Ode juga menekankan perlunya penambahan armada transportasi umum pada momen tertentu, seperti pertandingan olahraga dan konser.
Menurutnya, peningkatan layanan saat event besar dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik.
Baca Juga: Ketua DPRD Jakarta Nilai Lebaran Betawi Penting untuk Kota Global Berbasis Budaya
Dalam sistem transportasi terintegrasi, layanan seperti Transjakarta disebut menjadi tulang punggung mobilitas warga.
Ia pun mendorong agar Transjakarta terus meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, serta efisiensi perjalanan.
“Kalau ada pertandingan atau konser, armada harus ditambah supaya masyarakat lebih nyaman menggunakan transportasi umum,” pungkasnya. (cr-4).
