Jakarta Nomor 1 Terpadat Versi PBB, Pengamat Tata Kota Sebut Daya Tampung Sudah Terlampaui

Selasa 14 Apr 2026, 15:08 WIB
Kawasan padat penduduk di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Kawasan padat penduduk di Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

“Jakarta bisa berkolaborasi dengan daerah-daerah asal pendatang untuk membangun kerja sama. Misalnya Jakarta berinvestasi di daerah seperti NTT atau NTB membangun usaha peternakan, usahanya dikembangkan di daerah tapi hasilnya dikirim ke Jakarta tanpa harus dengan orang-orangnya,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan sektor agroindustri di daerah penyangga seperti Cianjur, Sukabumi, dan Bogor juga dapat menjadi solusi untuk mendukung kebutuhan Jakarta sekaligus menekan laju urbanisasi.

“Jadi dalam hal ini yang harus dikembangkan adalah konsep kerja sama antardaerah sebagai bagian dari cara untuk menghentikan atau mengurangi jumlah pendatang yang masuk Jakarta,” ucapnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update